Dokumen Asli
Terbatas Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan
Pembelajaran pemrograman merupakan tantangan bagi pemula, bukan hanya
karena sifatnya yang abstrak, tetapi juga karena kesulitan dalam membentuk model
mental yang akurat mengenai cara kerja program. Penelitian ini mengkaji
permasalahan tersebut dengan mengembangkan platform pembelajaran
computational thinking berbasis maze yang berfungsi sebagai jembatan untuk
memvisualisasikan eksekusi kode secara interaktif. Untuk meningkatkan motivasi
belajar, platform ini didukung oleh elemen gamifikasi. Fokus dari penelitian ini
adalah merancang dan mengimplementasikan sistem backend yang andal untuk
platform tersebut, dengan tujuan utama mengintegrasikan komponen frontend dan
interpreter, serta menjamin skalabilitas sistem.
Metode yang digunakan adalah pengembangan backend dengan arsitektur
microservice, yang memecah fungsionalitas sistem menjadi layanan-layanan
independen. Pendekatan ini dipilih untuk mempermudah pengembangan,
deployment, dan skalabilitas setiap layanan. Proses implementasi mencakup
perancangan arsitektur, basis data, dan API, yang divalidasi melalui serangkaian
pengujian fungsional dan performance testing untuk mengevaluasi fungsionalitas
dan kinerja.
Hasil pengujian performa menunjukkan bahwa arsitektur microservice yang
diterapkan mampu menangani lonjakan beban pengguna secara efektif melalui
horizontal scaling. Dengan menambah jumlah replika layanan, sistem berhasil
membuktikan skalabilitas dari platform pada metrik HTTP success rate dan HTTP
response time saat dilakukan simulasi dengan meningkatan jumlah pengguna.
Kesimpulannya, penelitian ini berhasil mengimplementasikan backend yang tidak
hanya mengintegrasikan seluruh alur interaksi secara andal, tetapi juga terbukti
scalable untuk mendukung pertumbuhan jumlah pengguna di masa depan.
Perpustakaan Digital ITB