digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Denina Riskarania
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

COVER Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Denina Riskarania
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Plastik konvensional masih banyak digunakan karena sifatnya yang fleksibel, ringan, dan kuat, namun memiliki kelemahan utama berupa sifat non-degradable yang menyebabkan akumulasi limbah dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bioplastik berbasis bahan alami yang ramah lingkungan dan mudah terurai. Pati ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan salah satu sumber biopolimer potensial karena ketersediaannya yang melimpah, bersifat biodegradable, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kitosan sebagai filler serta menentukan konsentrasi kitosan yang optimal dalam formulasi bioplastik berbasis pati ubi jalar untuk menghasilkan karakteristik bioplastik terbaik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu variasi konsentrasi kitosan sebesar 0,5%; 1%; 1,5%; dan 2%, masing-masing dengan lima ulangan. Konsentrasi pati dan gliserol sebagai plasticizer ditetapkan tetap masing-masing sebesar 9% dan 3,5%. Parameter yang diamati meliputi kuat tarik, elongasi, densitas, indeks swelling, permeabilitas uap air (WVP), dan biodegradabilitas. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah, dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. analisis data dilakukan menggunakan software IBM SPSS Statistics versi 27, sedangkan untuk keperluan rekapitulasi data awal dan visualisasi grafik digunakan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi kitosan berpengaruh signifikan terhadap sebagian besar karakteristik bioplastik. Peningkatan konsentrasi kitosan meningkatkan kuat tarik dan densitas, menurunkan nilai swelling dan WVP, serta memperlambat laju biodegradasi, namun cenderung menurunkan nilai elongasi. Konsentrasi kitosan 1,5% dan 2% memenuhi persyaratan SNI 7188.7:2016 untuk nilai swelling, sedangkan seluruh perlakuan memenuhi persyaratan SNI 7818:2014 untuk parameter kuat tarik dan waktu degradasi, namun belum memenuhi persyaratan untuk parameter elongasi. Temuan ini menunjukkan bahwa, konsentrasi kitosan 2% menunjukkan karakteristik terbaik secara keseluruhan sebagai formulasi bioplastik pati ubi jalar.