Isu ini muncul di tengah meningkatnya tantangan yang timbul akibat ketidakpastian
geopolitik global, tuntutan keberlanjutan, dan kondisi keuangan internal. Fokus penelitian
ini adalah untuk mengkaji pengaruh risiko geopolitik, kredit hijau, dan karakteristik
internal bank termasuk Rasio Kecukupan Modal (CAR), Kredit Macet (NPL), Rasio Kredit
terhadap Simpanan (LDR), dan Ukuran Bank terhadap Return on Assets (ROA) dan Return
on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data
panel. Sampel penelitian terdiri dari 26 bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk
periode 2021-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran bank dan CAR memiliki
hubungan positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan risiko geopolitik memiliki
hubungan positif dan signifikan terhadap ROE, semuanya pada tingkat signifikansi 10%.
Uji ketahanan menunjukkan bahwa arah sebagian besar koefisien konsisten, meskipun
tingkat signifikansi beberapa variabel mungkin berbeda. Temuan ini menunjukkan bahwa
CAR dan ukuran bank berkaitan dengan profitabilitas aset, sedangkan risiko geopolitik
berkaitan dengan imbal hasil pemegang saham di bank-bank terdaftar di Indonesia.
Kata kunci: Risiko Geopolitik, Kredit Hijau, Rasio Kecukupan Modal, Kredit Bermasalah,
Ukuran Bank, Rasio Kredit terhadap Simpanan, Profitabilitas, Perbankan
Perpustakaan Digital ITB