digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Kenzie Valentino
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Bacterial cellulose (BC) dari nata de coco merupakan material yang ramah lingkungan dan berpotensi digunakan sebagai alternatif material membran speaker audio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi gula dan bakteri Acetobacter xylinum terhadap struktur dan kekakuan spesifik material. Kertas BC dibuat melalui fermentasi air kelapa dengan variasi konsentrasi gula sebesar 1%, 2%, dan 3% (w/v) serta penambahan bakteri sebesar 3%, 6%, dan 9% (v/v) selama 9 hari. Nata de coco yang terbentuk kemudian dicuci, dinetralkan, dan dipadatkan menggunakan metode hot pressing. Pengujian material meliputi uji tarik, pengukuran densitas, X-Ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil pengujian menunjukkan spesimen 3.9 (gula 3% dan bakteri 9%) memiliki performa mekanik paling optimal dengan Young's modulus rata-rata 1,543 GPa dan kekuatan tarik 250,97 MPa. Didukung oleh densitas yang paling rendah (1,392 g/cm³), spesimen ini berhasil mencapai kekakuan spesifik tertinggi sebesar 1,109 × 10? m²/s². Karakterisasi XRD, FTIR, dan SEM menunjukkan karakteristik selulosa serta terbentuknya jaringan fibril yang rapat, dengan nilai kristalinitas tertinggi (37,3%) pada spesimen 3.9. Nilai kekakuan spesifik yang diperoleh masih berada di bawah nilai yang dilaporkan pada beberapa penelitian sebelumnya dan belum sepenuhnya menyamai karakteristik material membran speaker komersial. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada proses pencucian untuk memastikan sisa gula hilang dan metode pembuatannya sebelum material ini dikembangkan lebih lanjut sebagai membran speaker audio.