digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Salwa Salsadila
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Dalam beberapa tahun terakhir, microgreens berkembang sebagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi karena kandungan nutrisi melimpah dan siklus produksi singkat. Namun, produksinya masih bergantung pada media tanam konvensional yang kurang berkelanjutan. Insect frass, hasil biokonversi limbah organik oleh larva Black Soldier Fly (BSF), berpotensi menjadi pupuk organik alternatif karena kaya unsur hara serta mengandung kitin yang merangsang pertumbuhan tanaman. Namun, penggunaan frass secara tunggal berisiko menimbulkan variasi kualitas dan fitotoksisitas, sehingga diperlukan kombinasi dengan media organik lain seperti vermicompost untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi insect frass dan dengan kombinasi media tanam berbasis vermicompost terhadap performa perkecambahan, pertumbuhan, produktivitas, kualitas fisiologis dan nutrisi, serta karakteristik media dan respon air pada microgreens kale (Brassica oleracea). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL) dengan perbedaan media tanam sebagai perlakuan. Terdapat 4 perlakuan yaitu P1 (Tanah 100%), P2 (Tanah + NPK), P3 (Tanah + Insect frass 1,2%), P4 (50% Tanah + 50% Vermicompost + Insect frass 1,2%). Parameter yang diamati meliputi daya dan potensi berkecambah, kecepatan serta keserempakan tumbuh, tinggi tanaman, panjang akar, bobot tajuk dan akar, kadar air, rasio tajuk-akar, serta kandungan vitamin C dan klorofil. Suhu dan kelembapan ruangan dicatat selama penelitian, sedangkan analisis nutrisi media dilakukan sebelum tanam dan setelah panen. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26. Growth performance terbaik diperoleh dari perlakuan P4 dengan media tanam yaitu 50% tanah + 50% vermicompost + insect frass 1,2% dengan daya berkecambah, potensi berkecambah, kecepatan berkecambah, tinggi tanaman, panjang akar, bobot basah dan kering tajuk, kadar air, kadar klorofil, kadar vitamin c masing-masing sebesar 91,33±0.67, 93.33±1.76, 81.23±1.93, 8,26 ± 0.32 cm, 7.70±0.31 cm, 5.17±0.35 gr, 1.78±0.22 gr, 0.26±0.03 gr, 0.17±0.01 gr, 94.82±1.00 %, 24.70±1.01 SPAD, 23.10±2.01 mgl/L dan 17.63 mg/100gr. Sementara itu, keserempakan berkecambah terbaik diperoleh pada perlakuan P1 dengan perlakuan media tanam 100% sebesar 92±0.63 Sedangkan untuk nilai shoot root ratio tertinggi diperoleh pada P2 dengan media tanam tanah sebesar 1.59 ± 0.23 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap parameter perkecambahan, tinggi tanaman, panjang akar, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering akar, bobot total, kadar air, kandungan vitamin. Namun, media tanam tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada shoot root ratio dan kandungan klorofil pada microgreens kale (Brassica oleracea). Secara umum, aplikasi kombinasi insect frass & vermicompost dapat meningkatkan performa perkecambahan, pertumbuhan vegetative, akumulasi biomassa serta kandungan nutrisi pada microgreens kale (Brassica oleracea).