Shredding mekanis merupakan tahap awal dalam rantai daur ulang baterai end-oflife
(EoL) yang memengaruhi efektivitas pemisahan material dan efisiensi
pemulihan logam pada tahap-tahap berikutnya. Studi ini mengkaji desain blade
shredder, khususnya ketebalan dan orientasi blade menggunakan simulasi Finite
Element Method (FEM) untuk mengetahui bagaimana variasi tersebut
memengaruhi hasil fragmentasi dan kebutuhan energinya. Tahap eksperimental
menguji lima spesimen baterai silinder 18650 dengan kimia katoda berbeda.
Spesimen diverifikasi terhadap rating kapasitas produsen dan di-deep-discharge
sebelum shredding untuk keperluan keselamatan. Material hasil shredding di-sieve
untuk mengukur retensi massa per mesh, menghasilkan kurva Particle Size
Distribution (PSD) baik segera setelah shredding maupun setelah dua bulan
penyimpanan pada suhu ruang. Simulasi numerik dilakukan dengan geometri blade
yang sama dan dibandingkan terhadap PSD eksperimental sebelum ketebalan dan
orientasi blade divariasikan. Pada kondisi baterai yang setara, tidak teramati
pengaruh dominan kimia katoda terhadap PSD, sedangkan fraksi di bawah 1 mm
meningkat pada setiap sel setelah dua bulan penyimpanan. Dalam simulasi, eroded
mass diasumsikan mewakili fragmen berukuran lebih kecil dari 1 mm. Ketebalan
dan orientasi blade sama-sama berpengaruh terhadap hasil kurva PSD. Penambahan
ketebalan dari 8 ke 12 mm menggeser keseluruhan distribusi ke arah fragmen yang
lebih kasar dengan eroded mass yang lebih rendah, sedangkan perubahan orientasi
pada ketebalan yang sama mendistribusikan massa di ukuran menengah. Dari sisi
energi, model 12 mm asymmetrical membutuhkan daya puncak terendah dan energi
per satuan massa umpan terkecil, tetapi model ini juga menghasilkan fraksi halus
paling sedikit, sehingga energi per satuan massa fraksi halusnya menjadi yang
tertinggi di antara ketiga varian. Model 8 mm asymmetrical terendah pada basis
tersebut dengan eroded mass yang sebanding dengan model 8 mm symmetrical,
sehingga konfigurasi ini menjadi yang paling unggul di antara varian yang diuji,
baik dari sisi energi maupun fragmentasi.
Perpustakaan Digital ITB