digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Fikri Ahmad Hervian
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

COVER - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN - Fikri Ahmad Hervian
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Proses Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI) co-cure memerlukan alur dan perforasi pada PVC foam core. Saat infusi, fitur tersebut terisi resin dan berpotensi menghasilkan sifat geser yang tidak homogen serta anisotropik. Penelitian ini mengevaluasi sifat geser PVC co-cure core pada komposit sandwich CFRP, dengan precure core sebagai pembanding, sekaligus membandingkan kesesuaian metode Block Shear dan Iosipescu. Pengujian ASTM C273, biasa disebut Block Shear, dilakukan pada dua spesimen dari setiap jenis core yang direkatkan pada pelat baja. Uji Iosipescu, yang diadaptasi dari ASTM D5379, dilakukan pada 17 spesimen pada bidang ZX dan XZ, baik dengan maupun tanpa takikan. Mode kegagalan dievaluasi sebelum sifat geser dihitung. Seluruh spesimen Block Shear mengalami kegagalan geser di dalam core. Co-cure core mencapai kekuatan geser 2,66 MPa dan modulus geser 98,5 MPa, dibandingkan 2,14 MPa dan 37,7 MPa pada precure core. Tidak satu pun konfigurasi Iosipescu menghasilkan kegagalan geser core yang valid karena pembengkokan di dekat rahang pembebanan memengaruhi perkembangan retak. Oleh karena itu, uji Block Shear lebih sesuai untuk mengarakterisasi PVC foam core pada komposit sandwich. Co-cure core menunjukkan kekuatan geser sekitar 24% lebih tinggi dan modulus geser 162% lebih tinggi, yang kemungkinan disebabkan oleh penguatan dari alur dan perforasi yang terisi resin