COVER_ Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Diandra Reina Arsya Maryadi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia dengan dominasi kopi
Robusta (Coffea canephora). Tingginya produksi ini menghasilkan limbah kulit buah
kopi (cascara) dalam jumlah besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kombucha dari cascara robusta melalui
fermentasi kombucha menggunakan Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast
(SCOBY) sebagai minuman fungsional serta menentukan pengaruh variasi waktu
fermentasi (0, 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 hari) terhadap profil kimia, kandungan senyawa
bioaktif, dan bioaktivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode
fermentasi 6 hari, terjadi perubahan pada karakteristik fisikokimia dan
bioaktivitas produk. Nilai pH mengalami penurunan dari 5,15 menjadi 3,77, sementara
laju pertumbuhan massa SCOBY menunjukkan peningkatan sebesar 2,95 g/L
per hari. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan nyata terhadap waktu
fermentasi bagi seluruh senyawa bioaktif yang diuji (p < 0,05). Total kandungan
fenolik mencapai nilai optimum sebesar 646,127 ?g GAE/mL pada hari ke-6,
sementara total kandungan flavonoid berkisar antara 43,71-52,45 ?g QE/mL. Aktivitas
antioksidan yang diukur melalui metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil (DPPH)
menunjukkan nilai IC50 berkisar antara 196,83-269,77 mL/L, sedangkan kapasitas
pereduksi Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP) berada pada rentang 7,17-13,94
mM FeSO4. Pada aspek bioaktivitas lainnya, aktivitas antiinflamasi melalui uji
penghambatan denaturasi protein menunjukkan nilai IC50 berkisar antara 23000-
34000 ppm. Namun, kombucha cascara robusta tidak menunjukkan aktivitas
antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Perpustakaan Digital ITB