COVER - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN - Albert Mika Freddy Siagian
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Industri pertambangan mengoperasikan Heavy Duty Dump Truck Caterpillar 777E secara
intensif, sering kali lebih dari 20 jam per hari, sehingga degradasi mesin dapat meningkatkan
risiko downtime dan biaya perawatan. Manufaktur menetapkan pelaksanaan remanufacturing
pada 18.000 jam operasi, sedangkan biayanya dapat mencapai Rp3 miliar atau sekitar 23% dari
harga unit baru. Pelaksanaan yang terlalu dini membuang sisa umur pakai, sedangkan
penundaan meningkatkan risiko kegagalan. Penelitian ini bertujuan menentukan usia pakai
mesin hingga periode remanufacturing berdasarkan kondisi aktual. Ruang lingkup penelitian
dibatasi pada mesin Caterpillar 777E, data Scheduled Oil Sampling (SOS), dan histori
Component Change Out (CCO).
Metodologi penelitian ini membentuk fungsi keandalan logam menggunakan distribusi weibull
marginal dan gaussian copula sebagai algoritma pertama, kemudian kurva reliabilitas
diekstrapolasi menggunakan beberapa model, dengan Gompertz sebagai pendekatan akhir
untuk estimasi usia pakai mesin. Algoritma kedua menggunakan data latih dan tes berbasis
GroupKFold per unit untuk memodelkan sisa usia pakai menuju akhir siklus remanufacturing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis SOS mampu merepresentasikan
degradasi mesin melalui penurunan keandalan gabungan logam keausan. Secara keseluruhan,
usia pakai mesin rata-rata diperkirakan mencapai sekitar 23.250 jam, 5.250 jam melebihi
rekomendasi manufaktur. Dari prediksi, batas atas usia pakai mesin diprediksi mencapai 25.000
jam, atau 7.000 jam melebihi rekomendasi manufaktur. Pada unit HDCT77201, usia pakai
diprediksi mencapai 36.042 jam dengan selisih 2.101 jam (6,19%) terhadap usia aktual.
Evaluasi salah satu unit HDDT menunjukkan bahwa umur pakai sebuah unit HDDT bisa
diperpanjang sampai dengan 36.000 jam dalam kondisi operasi yang ideal.
Perpustakaan Digital ITB