2026 HASNA ROSYIDA NUR ADILA ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Penentuan sumber difusi penting dalam memitigasi fenomena nyata, seperti penyebaran
COVID-19 atau informasi hoaks, yang berdampak negatif secara signifikan bagi manusia.
Penelitian ini bertujuan mengestimasi lokasi sumber difusi aktual pada jaringan
berskala besar menggunakan pendekatan teori graf dan statistika. Jaringan dimodelkan
sebagai graf G = (V(G),E(G)), dengan himpunan titik V(G) merepresentasikan entitas,
dan himpunan sisi E(G) merepresentasikan jalur penyebaran difusi.
Estimasi sumber dilakukan menggunakan metode Maximum Likelihood Estimator (MLE)
untuk mengidentifikasi lokasi paling mungkin berdasarkan informasi data pengamatan
oleh sejumlah titik yang disebut pengamat. Algoritma dievaluasi melalui simulasi pada
graf acak seperti graf Erd?os-Rényi, Barabási-Albert, reguler, dan graf deterministik
seperti graf pohon, kisi, kipas, roda. Diterapkan pula variasi parameter jaringan serta
strategi penempatan titik pengamat berbasis sentralitas dan himpunan pembeda.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa performa estimator sangat bergantung pada karakteristik
topologis jaringan. Pendekatan MLE memberikan akurasi lokalisasi optimal
pada graf acak, karena heterogenitas strukturnya lebih selaras dengan asumsi rute difusi
yang dimodelkan. Sebaliknya, estimasi pada graf deterministik menghasilkan akurasi
lebih rendah akibat struktur simetris yang menyebabkan estimator kurang memperoleh
informasi spesifik secara akurat mengenai lokasi sumber. Secara keseluruhan, metode
MLE relatif efektif diterapkan pada jaringan acak yang merepresentasikan kompleksitas
dunia nyata. Namun, untuk jaringan dengan keteraturan struktural tinggi, diperlukan
penyesuaian model atau pendekatan alternatif yang lebih relevan agar dapat mencapai
hasil akurasi yang optimal.
Perpustakaan Digital ITB