digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - DIMAS BAGOES HENDRIANTO
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Penjadwalan mata kuliah di perguruan tinggi besar seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah masalah optimasi kombinatorial yang bersifat NP-hard. Karakter multikampus, mobilitas dosen antar kampus, dan banyaknya hard constraints (kendala keras) yang harus dipenuhi dan soft constraints (kendala lunak) yang sebisa mungkin dipenuhi sekaligus membuat metaheuristik konvensional, yang hanya mengandalkan satu strategi pencarian, kesulitan menyelesaikannya. Tugas akhir ini mengembangkan pendekatan selection hyper-heuristic yang bekerja pada ruang heuristik: memilih low-level heuristic (LLH) secara dinamis berdasarkan kinerjanya pada iterasi-iterasi sebelumnya. Sistem mengelola tujuh LLH, yaitu Random Move, Random Swap, Room Change, Conflict-Guided Move, Insert Unscheduled, Campus Travel Repair, dan Building Travel Repair yang dipilih lewat Choice Function Selector. Greedy constructor berbasis fix-up cascade swap membangun solusi awal. Kriteria penerimaan default memakai Late Acceptance Hill Climbing, dengan skema Improving Only yang bisa dipilih lewat konfigurasi. Pengujian memakai data penjadwalan riil ITB, mengukur jumlah pelanggaran kendala keras, nilai fitness akhir, waktu komputasi, dan distribusi pemakaian LLH. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan selection hyper-heuristic mampu menghasilkan jadwal dengan nilai fungsi objektif yang lebih baik dibandingkan solusi hasil konstruksi awal menggunakan greedy dan penjadwalan manual. Sistem juga menunjukkan konsistensi yang memadai antar-replikasi pengujian serta waktu komputasi yang masih dapat diterima untuk skala penjadwalan ITB. Secara keseluruhan, pendekatan ini terbukti cukup efektif dalam menangani kompleksitas penjadwalan multikampus dengan berbagai kendala yang saling terkait.