Penurunan populasi merak hijau jawa (Pavo muticus muticus Linnaeus, 1766) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) belum didukung oleh ketersediaan data spasial habitat yang memadai sebagai dasar pengelolaan konservasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi variabel lingkungan penentu kesesuaian habitat serta memetakan sebaran habitat potensial merak hijau jawa di TNUK menggunakan pendekatan Species Distribution Model berbasis presence-only dengan algoritma Maximum Entropy (MaxEnt). Model dibangun dengan mengintegrasikan data kehadiran merak hijau jawa di Padang Penggembalaan Cidaon dan data sekunder periode 2020–2025 serta sembilan variabel prediktor, yaitu elevasi, kelerengan, tutupan lahan, jarak dari area terbuka, jarak dari sumber air, jarak dari area terbangun, jarak dari jalan, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST). Hasil pengamatan lapangan menunjukkan Padang Penggembalaan Cidaon berperan sebagai habitat fungsional bagi merak hijau jawa dengan jumlah teramati sebanyak 11 individu. Model terbaik dibangun oleh empat variabel utama, yaitu elevasi, jarak dari area terbuka, jarak dari area terbangun, dan jarak dari jalan dengan nilai Area Under Curve (AUC) 0,962. Pemodelan menghasilkan tiga kelas kesesuaian habitat, yaitu non-potensial seluas 59.864,58 ha (98,1%), potensial seluas 817,38 ha (1,3%), dan habitat sangat potensial seluas 345,69 ha (0,6%). Habitat dengan kesesuaian tinggi terkonsentrasi pada patch berelevasi rendah (0-20 mdpl), memiliki area terbuka dengan tutupan vegetasi di sekitarnya, dan minim gangguan antropogenik. Beberapa kawasan dengan kesesuaian habitat tinggi, diantaranya Cidaon– Cibunar –Cikeusik, Kalajetan–Cegog, Pulau Peucang, dan Pulau Handeuleum. Sebagai upaya konservasi, perlindungan dan pengelolaan habitat pada lokasi dengan kesesuaian tinggi perlu diprioritaskan. Apabila reinforcement populasi direalisasikan, pelepasliaran dilakukan pada patch habitat potensial dan sangat potensial yang disertai monitoring yang representatif secara spasial pada habitat merak hijau jawa.
Perpustakaan Digital ITB