digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Naufal Hilmi Putra
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

COVER Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Naufal Hilmi Putra
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, yang menuntut upaya signifikan dalam mitigasi emisi gas rumah kaca, termasuk dari sektor industri minyak dan gas bumi. Karbondioksida (CO2) adalah salah satu gas rumah kaca utama, dan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) diakui sebagai solusi untuk mengurangi emisinya. Lapangan Paladin, Cekungan Banggai, Sulawesi Tengah, menunjukkan potensi besar sebagai lokasi penyimpanan CO2. Penelitian ini berfokus pada analisis kondisi geologi meliputi stratigrafi dan struktur menggunakan data sumur, seismik, dan batuan inti; pemodelan reservoir statis menggunakan metode geostatistika; dan perhitungan estimasi awal penyimpanan CO2 pada interval penelitian. Pemodelan reservoir statis tiga dimensi (3D) dibutuhkan untuk menggambarkan kondisi dan persebaran properti fisik bawah permukaan, meliputi porositas, permeabilitas, dan saturasi hidrokarbon. Hasil pemodelan 3D ini diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan dan implementasi proyek CCS di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapangan Paladin ini merupakan bagian dari Cekungan Banggai dengan dominasi struktur sesar normal berarah timur laut – barat daya. Lapangan Paladin sendiri menunjukkan keragaman litologi yang dibagi menjadi tiga asosiasi fasies utama: reef core, fore reef, dan deep shelf, yang lebih lanjut diklasifikasikan ke dalam enam Tipe Batuan (RT1 hingga RT6). Pemodelan geologi mengidentifikasi dua area akumulasi hidrokarbon yang signifikan yakni wilayah selatan serta di wilayah utara. Potensi penyimpanan karbon di wilayah penelitian ini juga dievaluasi, dengan kapasitas estimasi penyimpanan karbon sebesar 266,79 MtCO2 di bagian reservoir terdeplesi dan 38,27 MtCO2 di bagian akuifer salin.