ABSTRAK Risa Rismawati
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Aktivitas produksi hidrokarbon menyebabkan perubahan distribusi fluida reservoir
yang berdampak pada perubahan massa bawah permukaan, yang dapat dipantau
menggunakan metode time-lapse microgravity (TLM) karena metode ini sensitif
terhadap perubahan densitas. Penelitian ini bertujuan memodelkan distribusi
perubahan densitas fluida reservoir pada Lapangan Arunika menggunakan inversi
stokastik tiga dimensi, dengan tahap awal berupa pemodelan sintetik untuk tiga
skenario mekanisme produksi, yaitu solution gas drive (???????? = ?0,015 ????/
????????³), gas cap drive (???????? = ?0,0075 ????/????????³), dan water drive (???????? =
+0,005 ????/????????³), yang selanjutnya diikuti oleh pengolahan dan inversi data
anomali TLM lapangan. Hasil pemodelan sintetik menunjukkan bahwa perubahan
densitas negatif menghasilkan anomali gravitasi negatif, sedangkan perubahan
densitas positif menghasilkan anomali gravitasi positif. Pada data lapangan, peta
anomali TLM menunjukkan nilai sekitar ?0,0030 hingga +0,0009 mGal dan
didominasi oleh anomali negatif. Hasil inversi stokastik menunjukkan perubahan
densitas minimum sebesar ?0,063036 g/cm³, maksimum sebesar +0,047953 g/cm³,
rata-rata sebesar ?0,001463 g/cm³, dan simpangan baku sebesar 0,006996 g/cm³,
dengan nilai rata-rata negatif yang mengindikasikan dominasi penurunan densitas
bawah permukaan, sejalan dengan pola anomali gravitasi negatif pada data
lapangan. Nilai misfit menurun dari sekitar 0,045 mGal menjadi 0,018–0,021 mGal
dan relatif stabil hingga akhir iterasi. Distribusi perubahan densitas negatif terutama
terlihat pada kedalaman 450 m dan 550 m, dan overlay dengan data sumur produksi
menunjukkan bahwa beberapa sumur berproduksi tinggi berada dekat dengan zona
densitas negatif, yang mengindikasikan bahwa zona perubahan densitas negatif
berkaitan dengan deplesi fluida reservoir akibat aktivitas produksi hidrokarbon.
Perpustakaan Digital ITB