ABSTRAK Arya Azhara Zaini
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan densitas bawah permukaan akibat
dinamika fluida reservoir dengan membandingkan anomali gravitasi periode Juni–
November 2006 dan Juni 2006–Juli 2007, serta menafsirkan perubahan massa zona
reservoir melalui pemodelan inversi 3D data Time-Lapse Microgravity (TLM) di
Lapangan Panas Bumi Kamojang. Data gravitasi observasi yang telah dikoreksi,
beserta informasi penurunan tanah (subsidence) dan perubahan muka air tanah,
diolah menjadi Anomali Bouguer Lengkap (CBA), kemudian dianalisis
menggunakan Radial Average Power Spectrum (RAPS) untuk mengestimasi
kedalaman tren regional dan residual sekitar 1.350 m dan 568 m, yang selanjutnya
dipisahkan dengan filter Moving Average jendela 35×35. Selisih anomali
antarperiode digunakan sebagai TLM dan dimodelkan dengan inversi 3D berbasis
blok menggunakan pendekatan Occam-D pada perangkat lunak Grablox–Bloxer,
dengan F-option (FOPT) = 1 sebagai konfigurasi optimum. Peta TLM
memperlihatkan dominasi anomali negatif pada kedua interval (sekitar 0,05 hingga
?0,16 mGal dan 0,081 hingga ?0,16 mGal), yang merepresentasikan defisit massa
akibat produksi, sedangkan anomali positif yang bersifat lokal dan lebih jelas pada
interval 12 bulan ditafsirkan sebagai indikasi penambahan massa terkait injeksi atau
recharge. Hasil inversi menunjukkan dominasi perubahan densitas negatif dengan
rata-rata penurunan densitas sekitar ?0,028 gr/cm³ dan ?0,024 gr/cm³, namun tetap
muncul zona densitas positif lokal yang terlokalisasi sepanjang struktur utama
berarah NE–SW dan NW–SE, mencerminkan respons reservoir terhadap kombinasi
aktivitas produksi dan injeksi di Lapangan Panas Bumi Kamojang.
Perpustakaan Digital ITB