digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Ismi Yasifa
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

Pada penelitian ini, dilakukan pemodelan deformabilitas sel darah merah dengan model granular pegas. Membran sel darah merah dimodelkan terdiri dari 50 partikel granular yang saling terhubung oleh pegas. Suatu partikel ke-i terhubung dengan dua partikel terdekat pertamanya yaitu partikel ke-i+1 dan partikel ke-i-1 dan dengan dua partikel terdekat keduanya yaitu partikel ke-i+2 dan partikel ke-i-2. Setiap partikel memiliki gaya pegas dan gaya dari tekanan hidrostatik internal. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman JavaScript dan HTML. Pada penelitian ini dilakukan variasi nilai panjang dan konstanta pegas yang dapat memodelkan deformabilitas dari tiga macam bentuk sel darah merah, yaitu biconcave, elips, dan lingkaran. Variasi panjang dan konstanta pegas untuk tiap bentuk sel tersebut dapat digunakan pula untuk bentuk sel awal apapun, yang menunjukkan terjadinya deformasi sel awal tersebut menjadi bentuk sesuai variasi yang digunakan. Simulasi ini menunjukkan pula bahwa bentuk biconcave mudah mengalami deformasi. Sementara itu, bentuk elips memiliki waktu untuk kembali ke bentuk semula yang lebih lama dan bentuk lingkaran mengalami deformasi yang lebih kecil. Maka, pemodelan ini dapat digunakan untuk mempelajari deformabilitas sel darah merah dalam keadaan normal dan mengalami kelainan.