Kesehatan finansial dan keberlanjutan operasional bank komersial ditentukan oleh interaksi
dinamis antara Dana Pihak Ketiga (DPK), kredit, dan ekuitas. Perilaku jangka
panjang dari ketiga komponen neraca ini dapat dikaji melalui sistem persamaan diferensial
deterministik. Penelitian ini menerapkan kerangka tersebut pada sistem perbankan
Malaysia. Data yang digunakan adalah laporan keuangan kuartalan Public Bank, AM
Bank, dan Bank of China Malaysia untuk periode 2015–2025. Suku bunga DPK dan
kredit diaproksimasi menggunakan deret Fourier, sedangkan parameter struktural model
ditaksir dengan algoritma dual annealing. Titik kesetimbangan beserta kestabilannya
kemudian dianalisis melalui nilai eigen matriks Jacobi. Sebagai pelengkap, analisis
sensitivitas dilakukan untuk mengidentifikasi batas kritis penarikan simpanan dan kredit
macet yang dapat memicu kolaps neraca bank. Analisis konsistensi dinamik diterapkan
untuk membandingkan kesesuaian sifat dinamik model dengan model persamaan beda
pada penelitian paralel. Pemodelan ini terbukti akurat dalam menggambarkan kondisi
neraca bank, dengan galat Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk seluruh
komponen berhasil ditekan di bawah 10%. Selain akurat, hasil analisis kestabilan menunjukkan
bahwa titik kesetimbangan operasi normal bersifat stabil asimtotik. Hal ini secara
utuh merepresentasikan kondisi operasional perbankan yang sehat dan berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB