digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Muhammad Fatkhurrohman
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Indonesia memiliki potensi sumber daya panas bumi terbesar di dunia, namun dalam pemanfaatannya tergolong rendah sehingga eksplorasi perlu terus ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan Ambient Noise Tomography (ANT) gelombang Rayleigh bertujuan untuk merekonstruksi model 3D kecepatan gelombang S (Vs) dan menginterpretasikan dalam elemen sistem panas bumi. Data yang digunakan berupa rekaman seismik kontinu selama enam bulan dari 15 stasiun yang menghasilkan 105 pasangan stasiun, dengan tahapan pengolahan meliputi pre-processing, cross correlation, stacking menggunakan metode linear dan phase-weighted stacking (PWS), ekstraksi kurva dispersi menggunakan Continuous Wavelet Transform (CWT) dengan Morlet wavelet, pemilihan wavelength criterion, serta direct inversion menggunakan DSurfTomo yang dievaluasi melalui checkerboard test. Dari 105 pasangan stasiun diperoleh 97 kurva dispersi, setelah dilakukan wavelength criterion diperoleh 87 kurva dispersi yang memenuhi syarat. Inversi menggunakan 181 ray yang menghasilkan model 3D Vs hingga kedalaman 3 km dengan resolusi yang baik sekitar 1.4 km berdasarkan checkerboard test. Model 3D Vs yang dihasilkan memperlihatkan anomali kecepatan rendah pada kedalaman dangkal yang diinterpretasi sebagai clay cap hasil alterasi argilik dan berkorelasi dengan zona konduktif dari penelitian metode magnetotelurik, peningkatan Vs tepat di bawah lapisan clay cap diduga sebagai zona reservoir hasil alterasi propilitik, anomali kecepatan tinggi diduga sebagai batuan beku, serta kontras anomali kecepatan tinggi dan rendah diinterpretasikan sebagai patahan yang menjadi boundary fault sistem panas bumi. Setelah dilakukan wavelength criterion yang berbeda, hasil inversi tomografi dengan syarat yang lebih longgar menghasilkan model yang konsisten dibandingkan syarat yang lebih ketat pada kedalaman dangkal. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model 3D Vs di lapangan panas bumi "AMQ" menggunakan metode ANT gelombang Rayleigh yang diintegrasikan dengan data lain untuk mendukung pengembangan lapangan panas bumi selanjutnya.