COVER Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
LAMPIRAN Christoper Ruben Heneva
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Spirulina platensis merupakan mikroalga yang kaya akan kandungan protein dan berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap protein hewani. Namun, proses pemisahan protein dari mikroalga ini masih menghadapi tantangan berupa konsumsi energi yang tinggi. Salah satu metode penghancuran sel mekanik dengan konsumsi energi tergolong menengah-rendah adalah ultrasonikasi, meskipun efisiensi perolehan proteinnya masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemisahan protein dari Spirulina platensis menggunakan kombinasi ultrasonikasi dan enzimatik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ultrasonikasi dan enzim selulase meningkatkan perolehan protein dibandingkan ultrasonikasi tanpa penambahan enzim. Variasi pH dan konsentrasi enzim selulase berpengaruh signifikan terhadap perolehan protein, sedangkan interaksi keduanya tidak berpengaruh signifikan. Perlakuan terbaik diperoleh pada kondisi pH 13 dan enzim selulase 5 FPU/mg dengan perolehan protein sebesar 47,68%. Pengamatan morfologi menunjukkan terjadinya fragmentasi filamen yang mengindikasikan kerusakan dinding sel dan pelepasan komponen intraseluler. Analisis SDS-PAGE menunjukkan bahwa kombinasi ultrasonikasi dan enzim selulase menghasilkan karakteristik medium cell disruption pada perlakuan tanpa pH ekstrem.
Perpustakaan Digital ITB