Nira aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan cairan manis hasil penyadapan
bunga jantan pohon aren yang kaya karbohidrat sehingga berpotensi sebagai bahan baku
fermentasi etanol. Namun, nira aren sangat mudah terfermentasi secara spontan oleh
mikroorganisme alami seperti Saccharomyces cerevisiae dan Acetobacter aceti,
sehingga kualitasnya cepat menurun sebelum sempat diolah lebih lanjut. Sterilisasi
termal yang umum digunakan dalam industri pangan justru merusak nutrisi, aroma, dan
rasa nira akibat panas, sehingga diperlukan metode sterilisasi non-termal sebagai
alternatif. Penelitian ini bertujuan menentukan kondisi operasi terbaik dari dua metode
sterilisasi non-termal, yaitu paparan sinar ultraviolet (UV-C) dan ozonasi, dalam
menekan pertumbuhan mikroba pada nira aren tanpa menurunkan kualitasnya, sehingga
layak digunakan sebagai bahan baku fermentasi etanol. Metode UV diuji dengan variasi
durasi paparan 60, 90, 125, dan 150 menit, sedangkan metode ozonasi diuji dengan
variasi durasi 30, 60, dan 90 detik. Efektivitas kedua metode dievaluasi melalui uji
stabilitas nira selama penyimpanan berdasarkan perubahan pH, °Brix, dan persen
transmitansi, serta dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode Grey Relational
Analysis (GRA). Validasi tambahan dilakukan pada media pertumbuhan sintetik untuk
memastikan efektivitas sterilisasi terhadap penghambatan mikroorganisme. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan UV 150 menit memberikan nilai Grey
Relational Grade (GRG) tertinggi (0,818), namun durasi prosesnya yang panjang
membuatnya kurang praktis untuk skala industri. Sebaliknya, ozonasi selama 30 detik
mampu mempertahankan kestabilan pH, °Brix, dan transmitansi nira dengan baik serta
menunjukkan aktivitas mikroorganisme yang lebih rendah, dengan waktu proses yang
jauh lebih singkat. Berdasarkan hasil tersebut, ozonasi selama 30 detik dipilih sebagai
metode sterilisasi non-termal paling efektif dan paling berpotensi diterapkan pada
pengolahan nira aren skala industri sebagai tahap awal sebelum fermentasi etanol.
Perpustakaan Digital ITB