Ledakan populasi global memicu peningkatan kebutuhan energi global. Selama ini pemenuhan kebutuhan energi selalu mengandalkan sumber energi tak terbarukan. Ketergantungan ini harus mulai dikurangi karena jumlah energi tak terbarukan semakin menipis dan emisinya merugikan lingkungan. Salah satu energi alternatif dengan prospek paling menarik adalah energi surya. Di Indonesia, potensi pemanfaatan energi surya sangat baik karena posisi geografis Indonesia menjamin penyinaran matahari yang konsisten sepanjang tahun. Pemanfaatan energi surya dapat dilakukan secara langsung menggunakan sel photovoltaic. Salah satu sel photovoltaic generasi terbaru adalah dye sensitized solar cell (DSSC). Keunggulan utama dari DSSC adalah kemampuan menghasilkan arus listrik dengan memanfaatkan diffused light.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menguji kinerja modul DSSC. Sasaran yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah menentukan karakteristik dan hasil uji reprodusibilitas kaca TCO untuk modul DSSC, serta menentukan pengaruh jumlah sel tiap modul dengan luas permukaan aktif total yang sama terhadap kinerja modul DSSC. Pembuatan kaca konduktif dilakukan dengan metode spray pyrolysis, sementara karakterisasi kaca konduktif yang dilakukan adalah uji transmitansi dengan spektrofotometer UV-vis dan uji resistansi dengan four-point probe. Deposisi kedua elektroda dilakukan dengan metode doctor blade. Karakterisasi modul DSSC yang dilakukan antara lain penentuan kurva IVP, perhitungan faktor pengisian dan efisiensi konversi cahaya, serta Electrochemical Impedance Spectroscopy.
Modul DSSC dibuat dengan variasi jumlah sel sebanyak 1, 2, 3, dan 4 dengan luas aktif total modul DSSC sebesar 60 cm2. Kaca konduktif untuk modul DSSC yang dibuat dengan metode spray pyrolysis memiliki rentang T, R, dan FOM berturut-turut 77,45-85,32%; 5,85-17,82 ?/sq; dan (9,10-13,21) × 10-3 ?-1 pada selang keyakinan 95%. Hasil uji reprodusibilitas kaca konduktif untuk modul DSSC menunjukkan hasil yang sudah cukup konsisten, dengan standar deviasi T, R, dan FOM berturut-turut 2,01%; 3,05 ?/sq; dan 1,05 × 10-3 ?-1. Efisiensi modul DSSC pada variasi dua sel yang telah dibuat adalah 6,68 × 10-4 %.
Perpustakaan Digital ITB