digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pemeliharaan perangkat lunak menuntut analisis dampak perubahan untuk mengidentifikasi entitas kode yang berpotensi terdampak oleh permintaan perubahan (Change Request, CR), tetapi proses ini mahal dan rentan terhadap kesalahan jika dilakukan secara manual. Kesulitannya bertambah ketika CR ditulis dalam bahasa alami karena terdapat kesenjangan kosakata antara istilah kebutuhan dan pengenal kode, serta dampak yang merambat secara transitif melalui struktur program. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah purwarupa kakas analisis dampak perubahan yang menelusuri CR berbahasa alami untuk menghasilkan himpunan entitas kode sumber terdampak, yang selanjutnya disebut ImpacTracer. Kakas ini dibangun di atas advanced RAG, yaitu varian Retrieval-Augmented Generation dengan optimasi pra-retrieval dan pasca-retrieval. ImpacTracer memadukan retrieval hibrida yang menggabungkan pencarian semantik dan leksikal, penilaian kandidat entitas kode berbasis Large Language Model (LLM), serta penelusuran dampak struktural di atas basis pengetahuan yang dibangun dari kode sumber, dokumentasi kebutuhan (SRS), dan dokumentasi perancangan (SDD). Penelitian ini mengikuti kerangka Design Science Research dan mengevaluasi kakas pada testbed citrakara, sebuah aplikasi full-stack berbasis web yang ditulis dalam TypeScript dan TSX, terhadap 24 CR dengan acuan yang disusun secara manual. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa ImpacTracer menghasilkan precision, recall, dan F1-score yang lebih tinggi dibandingkan baseline naive RAG. Hasil menunjukkan dukungan parsial terhadap hipotesis. ImpacTracer meningkatkan recall secara signifikan, yaitu hampir dua kali lipat dari baseline, sedangkan kenaikan F1-score tidak signifikan dan precision menurun seiring meningkatnya cakupan. Analisis ablasi menunjukkan bahwa perolehan terbesar berasal dari penggabungan retrieval hibrida dan validasi LLM, sedangkan penelusuran dampak struktural memperluas recall tetapi menurunkan precision sehingga kenaikan F1-score tidak tercapai, dan integrasi dokumentasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan.