Abstrak - Lydia Gracia
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Sistem traffic sign recognition (TSR) berbasis deep learning pada kendaraan otonom
rentan terhadap serangan adversarial patch, yaitu stiker atau pola yang ditempelkan
pada objek untuk menyebabkan kesalahan deteksi. Efektivitas yang hanya
teruji secara digital tidak menjamin efektivitas yang sama di dunia nyata karena
sudut pandang dan jarak pengamatan terhadap patch terus berubah. Patch perlu memiliki
ketahanan (robustness) terhadap variasi sudut pandang dan jarak, yaitu tetap
efektif meskipun diamati dari sudut dan jarak yang berbeda-beda. Penelitian sebelumnya,
AngleRoCL (Angle-Robust Concept Learning), memperlihatkan bahwa
ketahanan terhadap sudut pandang dapat dipelajari sebagai konsep dalam bentuk embedding
yang disisipkan ke dalam prompt model text-to-image diffusion. Pada tugas
akhir ini, AngleRoCL dikembangkan menjadi Angle-DistRoCL (Angle-Distance
Robust Concept Learning) untuk mempelajari ketahanan terhadap variasi sudut pandang
dan jarak secara bersamaan. Pendekatan yang digunakan memanfaatkan textual
inversion pada Stable Diffusion 1.5, dengan Expectation over Transformation
(EoT) diperluas dari sudut pandang saja menjadi kombinasi sudut pandang dan jarak,
dengan variasi jarak disimulasikan melalui komposit scene yang menyampel
ukuran tampak patch pada berbagai jarak. Pelatihan dilakukan menggunakan fungsi
loss binary cross-entropy pada logit, dengan memanfaatkan embedding konsep
tahan sudut yang sudah dilatih oleh AngleRoCL. Evaluasi diterapkan pada empat
model TSR (YOLO11s, YOLO26s, ViT, Swin-T) melalui pengujian digital dan fisik.
Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan serangan (attack success rate, ASR)
all-mean sebesar 35,3% pada YOLO11s dan mean top-50 patch sebesar 85%, dengan
peningkatan ASR yang konsisten pada seluruh model target (YOLO26s, ViT,
Swin-T). Pada uji fisik, patch terbaik mencapai ASR 90,5% pada YOLO11s. Naturalisme
patch tercatat sebesar 41,9% dan stealthiness sebesar 77,1% berdasarkan
user study dengan 63 partisipan. Pendekatan ini mampu menghasilkan adversarial
patch yang naturalistik dan efektif secara fisik, meskipun tingkat efektivitas tersebut
lebih tinggi pada patch yang mempertahankan fitur canonical stop sign dengan
perubahan minimal, seperti modifikasi teks.
Perpustakaan Digital ITB