Meningkatnya produksi biodiesel di Indonesia menyebabkan ketersediaan gliserol sebagai produk samping semakin melimpah, sementara nilai ekonominya terus mengalami penurunan. Di sisi lain, kebutuhan propilen glikol (PG) nasional masih didominasi oleh produk impor sehingga diperlukan upaya hilirisasi gliserol menjadi produk bernilai tambah. Salah satu alternatif yang menjanjikan adalah sintesis bio-propilen glikol (bio-PG) dari gliserol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi komposisi logam Cu-Ni terhadap karakteristik fisikokimia katalis Cu-Ni/?-Al?O? serta kinerjanya dalam sintesis bio-propilen glikol. Katalis disintesis menggunakan metode impregnasi kering dengan variasi komposisi logam Cu dan Ni pada penyangga ?-Al?O?. Karakterisasi katalis dilakukan menggunakan metode X-Ray Fluorescence (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), Brunauer-Emmett-Teller (BET), dan Scanning Electron Microscope (SEM). Reaksi hidrogenolisis dilakukan di dalam reaktor batch menggunakan larutan gliserol 20 wt% pada temperatur 180°C dan tekanan 4,5 MPa. Produk reaksi dianalisis menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC), sedangkan performa katalis dievaluasi berdasarkan konversi gliserol, selektivitas propilen glikol, dan perolehan propilen glikol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi logam Cu-Ni memberikan pengaruh terhadap karakteristik katalis dan aktivitas hidrogenolisis gliserol. Konversi gliserol tertinggi diperoleh pada katalis C sebesar 63,48%, sedangkan perolehan propilen glikol tertinggi dicapai oleh katalis B dengan konversi gliserol sebesar 43,14%, selektivitas sebesar 63,42%, dan perolehan propilen glikol sebesar 27,36%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perolehan propilen glikol dipengaruhi oleh keseimbangan antara konversi gliserol dan selektivitas produk, sehingga konversi yang tinggi tidak selalu menghasilkan perolehan propilen glikol yang optimum.
Perpustakaan Digital ITB