Pemodelan berbasis query merupakan prinsip utama dalam pemodelan data
Cassandra. Pemodelan yang hanya mempertimbangkan model konseptual data saja
akan menghasilkan query yang tidak efisien atau bahkan query yang tidak dapat
dijalankan (Chebotko dkk., 2015). Sayangnya, metode evolusi model data
Cassandra yang telah dikembangkan sejauh ini, yakni metode CoDEvo (Suárez-
Otero dkk., 2023) dan Orion (Chillón dkk., 2024), hanya memperhitungkan model
konseptual saja, tidak dengan query terhadap model konseptual tersebut.
Pada tugas akhir ini, dikembangkan metode evolusi model data yang berbasis query
untuk model data column family Cassandra. Tujuan dari metode ini adalah
menghasilkan model data yang efektif dan efisien baik untuk eksekusi query
maupun evolusi. Langkah-langkah pada metode ini berasal dari mekanisme
pemodelan data oleh metode-metode lain yang sudah ada yang dimodifikasi agar
sesuai dengan tujuan tersebut.
Mekanisme utama yang dimanfaatkan adalah enumerasi kandidat dan schema
optimization dengan binary integer program dari metode NoSE (Mior dkk., 2017).
Kandidat model column family yang dienumerasi diperluas dengan mekanisme
support query, column family merging & partition key softening, dan agregasi.
Kemudian, dirumuskan model cost baru khusus evolusi. Schema optimization
dimodifikasi dengan memadukan model cost tersebut dengan model cost workload
metode NoSE.
Evaluasi metode yang dikembangkan dilakukan dengan perbandingan terhadap
metode CoDEvo melalui pengujian dengan studi kasus sintetis. Pengujian ini
menunjukkan bahwa metode yang dikembangkan berhasil mencapai tujuan yang
dirumuskan. Dari segi efektivitas, yang dihasilkan tidak hanya model column family
tetapi juga panduan langkah-langkah eksekusi query. Dari segi efisiensi, metode ini
menyeimbangkan trade-off antara efisiensi eksekusi query dan evolusi secara
terkuantifikasi.
Perpustakaan Digital ITB