digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Fedy Putri Kurniawan [17021018]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Karya tugas akhir ini berangkat dari kegelisahan personal penulis terhadap praktik pengotakan dan pelabelan yang mereduksi kompleksitas manusia menjadi kategori kategori absolut. Pola pikir ini, yang berakar dari lingkungan keluarga yang kaku, sempat membentuk identitas konkret dalam diri penulis dan membatasi eksplorasi terhadap kemungkinan baru. Namun, perjumpaan penulis dengan seni budaya, khususnya Wayang, memicu intervensi yang mengaburkan batasan tersebut. Muncul konflik batin dan ambiguitas identitas; di satu sisi penulis merasa sebagai orang kota yang asing terhadap tradisi, namun di sisi lain memiliki ketertarikan mendalam untuk melukis dan menjadi bagian darinya. Ambiguitas ini kemudian dipandang sebagai ruang transisi yang produktif. Penulis menemukan analogi pengalaman personalnya dalam sosok Semar dan fenomena bayangan pada pertunjukan wayang. Karakter Semar yang merangkul oposisi biner serta sifat bayangan yang dinamis dan tidak konkret menjadi instrumen bagi penulis untuk masuk ke dalam ruang tradisi tanpa merasa terasing. Secara visual, gagasan ini diwujudkan melalui teknik pengaburan—mentransformasi bayangan dari bentuk konkret menjadi bentuk yang samar dengan percampuran warna yang saling berselingan. Melalui tindakan pengaburan ini, karya ini menjadi manifestasi dari proses pemulihan batin sekaligus upaya untuk menerima eksistensi manusia yang tidak pernah bersifat tunggal.