digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 SK PP Final Project Nadia Hana Prabawayudha_19223023
Terbatas  Jufrizal Effendi, S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Vveara adalah merek fesyen mikro yang didirikan oleh mahasiswa di SBM ITB, di mana struktur organisasi yang terpisah-pisah antara unit operasional dan pemasaran digital secara konsisten menghambat Chief Digital Marketing Officer untuk mencapai target posting Instagram merek tersebut, yaitu enam postingan per bulan. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor komunikasi internal di balik ketidakkonsistenan tersebut dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, yang didasarkan pada empat wawancara tim, catatan refleksi diri terstruktur, catatan observasi partisipatif, dokumentasi Social Media Masterfile, serta wawancara perbandingan dengan Lovain Studios. Analisis menggunakan diagram tulang ikan mengidentifikasi akar masalahnya sebagai tidak adanya mekanisme koordinasi yang formal dan berulang, yang menjadikan berbagi pengetahuan antara unit operasional dan pemasaran digital sebagai rutinitas struktural, bukan sekadar perilaku yang bergantung pada inisiatif individu atau intervensi eksekutif. Tiga alternatif solusi dirumuskan dan dievaluasi, dengan memasukkan masukan dari kelima anggota tim. Solusi yang dipilih menggabungkan Perancangan Ulang Arsitektur Komunikasi, Pemetaan Ketergantungan Pengetahuan dan Protokol Titik Pemeriksaan Produksi, serta Protokol Produksi Konten Dua Tahap, yang diimplementasikan selama tiga minggu tanpa biaya finansial. Sistem yang diusulkan ini memperluas jendela kerja efektif CDMO dari satu minggu menjadi siklus produksi penuh, mengurangi beban perantara CEO dengan mendistribusikan tanggung jawab koordinasi ke seluruh tim, dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan CDMO secara berkelanjutan, yang diukur dari konsistensi output posting di Instagram.