Kesenjangan antara luaran pendidikan tinggi dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan di
Indonesia, ditunjukkan oleh tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi sebesar 4,8% (BPS,
2025). Meskipun kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mewajibkan program
magang, berbagai kendala operasional dalam pengelolaan kemitraan perguruan tinggi–industri
menghambat implementasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses operasional internal,
efektivitas komunikasi eksternal, serta persepsi mitra perusahaan terhadap pengelolaan kemitraan
di Career Development Center (CDC).
Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode campuran (mixed methods),
yang mengombinasikan analisis dokumen internal, template MoU, log komunikasi, dan laporan
kemitraan dengan survei terhadap enam staf CDC dan 22 mitra perusahaan. Analisis dilakukan
melalui process mapping, evaluasi indikator kinerja utama (KPI), serta analisis akar penyebab
menggunakan Fishbone dan 5 Whys. Hasil penelitian menunjukkan tiga bottleneck utama, yaitu
rendahnya konversi dari kesepakatan verbal ke penandatanganan MoU (45%), proses serah terima
antardivisi yang belum terstandarisasi, serta penjadwalan yang masih dilakukan secara manual.
Tingkat konversi keseluruhan dari kontak awal hingga penandatanganan MoU hanya mencapai
14,5%. Selain itu, 59,1% mitra hanya menerima pembaruan informasi ketika diminta, 86,4%
menilai penyelesaian masalah berlangsung lambat, dan seluruh mitra memilih jawaban
"Mungkin" terkait perpanjangan kerja sama, yang menunjukkan adanya risiko retensi mitra.
Penelitian merekomendasikan standardisasi proses pasca-kesepakatan, penyusunan protokol
komunikasi dan serah terima pekerjaan, peningkatan kualitas mahasiswa melalui persiapan dan
penyaringan sebelum penempatan, penerapan indikator kinerja yang berorientasi pada mitra, serta
penyusunan Partner Retention Action Plan. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi operasional, kepuasan mitra, dan keberlanjutan kemitraan, serta
memberikan kontribusi bagi pengelolaan kemitraan perguruan tinggi–industri di Indonesia.
Kata Kunci: kemitraan universitas-industri, manajemen magang, analisis operasional,
manajemen proses bisnis, kepuasan mitra, pendidikan tinggi, Career Development
Center, MBKM
Perpustakaan Digital ITB