PT Telkom Data Ekosistem menghadapi kesenjangan antara tuntutan regulasi PER-
2/MBU/03/2023 akan tata kelola risiko terintegrasi beserta sistem informasi manajemen
risiko yang diwajibkan Pasal 47 ayat (2) huruf c, dan realitas operasional yang
masih bergantung pada spreadsheet, surel, serta dokumen terfragmentasi. Kondisi
ini menimbulkan tiga permasalahan: inefisiensi siklus pelaporan risiko, kerentanan
terhadap kesalahan data akibat ketiadaan validasi terstruktur, serta keterputusan antara
data risiko, Indikator Risiko Kunci (KRI), dan tujuan strategis korporasi yang
menciptakan Strategic Blind Spot.
Tugas akhir ini diposisikan dalam paradigma Design Science Research (DSR) yang
berfokus pada perancangan dan evaluasi artefak teknologi untuk menyelesaikan permasalahan
organisasi yang teridentifikasi. Dalam kerangka DSR tersebut, perancangan
dan pembangunan artefak dilaksanakan menggunakan model Waterfall pada
tumpukan teknologi Laravel 12, Livewire 3, dan PostgreSQL, menghasilkan purwarupa
Sistem Informasi Manajemen Risiko Terpadu berbasis web. Sistem mengoperasionalisasikan
standar ISO 31000:2018 dan Three Lines Model (IIA, 2020) melalui
sepuluh modul inti, mencakup registrasi risiko dengan analisis Bow-Tie, alur kerja
persetujuan berjenjang empat tahap (satu tahap validasi Risk Owner diikuti tiga tingkat
tinjauan ERM), pemantauan KRI dengan notifikasi otomatis berbasis ambang
batas, mekanisme risk appetite gateway, serta dasbor analitik ERM dengan lebih
dari tiga puluh komponen grafik. Model data relasional yang dirancang mewujudkan
rantai keterlacakan strategis (strategic traceability chain) yang menghubungkan
setiap entitas risiko ke KRI, indikator kinerja, dan tujuan strategis korporasi.
Evaluasi dilakukan melalui pengujian fungsional black-box terhadap dua puluh skenario
dan pengujian kebergunaan komparatif terhadap delapan responden menggunakan
System Usability Scale (SUS). Hasil menunjukkan reduksi waktu rata-rata
88,0%, reduksi kesalahan rata-rata ?94,3%, serta peningkatan skor SUS dari 49,06
(Poor) menjadi 80,00 (Good), membuktikan sistem berhasil memitigasi ketiga permasalahan
secara terukur.
Perpustakaan Digital ITB