Tugas Akhir
Terbatas Ina Nuastuti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Ina Nuastuti
» Gedung UPT Perpustakaan
Survei astronomi domain waktu masa depan seperti Legacy Survey of Space and Time (LSST) oleh Observatorium Vera C. Rubin akan menghasilkan
jutaan peringatan transien setiap malam, sehingga sistem klasifikasi otomatis yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan. Metode konvensional berbasis
kurva cahaya memerlukan prapemrosesan tambahan yang memakan waktu, sangat sensitif terhadap kualitas data awal, serta mengabaikan informasi spasial
penting seperti morfologi sumber dan lingkungan sekitar objek. Mengatasi
keterbatasan tersebut, pendekatan pembelajaran mendalam berbasis spasiotemporal dikembangkan untuk mengklasifikasikan objek transien astronomi
secara langsung dari deret waktu citra. Arsitektur yang dirancang mengombinasikan 3-Dimensi Convolutional Neural Network (3D CNN) dan Transformer
dengan mekanisme Multi-Head Convolutional Self-Attention, Time-Aware Positional Encoding (TAPE) berdasarkan Modified Julian Date (MJD), serta fusi
17 fitur statistik bantu. Menggunakan data survei Supernova SDSS-II pada
kelas Supernova Tipe Ia (SNIa), Active Galactic Nuclei (AGN), dan Objek
Variabel (Variable), evaluasi pada data uji independen menghasilkan akurasi
keseluruhan sebesar 77,6% dengan F1-score rata-rata 78,7 %. Klasifikasi ’SNIa’
mencapai nilai recall 91,57% dan F1-score 88,0 %, menunjukkan peningkatan
sekitar 4% dari studi rujukan berkat kemampuan TAPE dalam menangani interval waktu yang tidak seragam. Meskipun demikian, tantangan pemisahan
masih ditemui antara kelas ’AGN’ dan ’Variable’ dengan tingkat misklasifikasi sekitar 20% akibat kemiripan profil variabilitas temporal dan kemungkinan
kontaminasi dari sumber data. Secara keseluruhan, pemrosesan berbasis deret
waktu citra ini terbukti efisien dan potensial dalam mendukung analisis data
transien astronomi skala besar di masa depan.
Perpustakaan Digital ITB