Peningkatan kebutuhan energi berkelanjutan mendorong pemanfaatan biomassa sebagai
sumber energi alternatif melalui proses gasifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis perilaku termal, karakteristik kinetika, dan evolusi produk gas dari biomassa
gamal dan serbuk gergaji kayu jati menggunakan Thermogravimetric Analysis-Mass
Spectrometry (TGA-MS) pada laju pemanasan 5,10, dan 15 °C/menit dengan agen CO?
dan campuran Ar-O?. Variasi yang digunakan meliputi gamal-CO? (GC), jati-CO? (TC),
gamal-Ar/O? (GA), dan jati-Ar/O? (TA). Berdasarkan puncak pada kurva DTG, GC dan
TC menunjukkan tiga tahap utama, yaitu penguapan, devolatilisasi, dan gasifikasi,
sedangkan GA dan TA hanya menunjukkan dua tahap utama, yaitu penguapan dan
devolatilisasi. Analisis evolusi gas menunjukkan pelepasan ion dominan terjadi pada
tahap devolatilisasi. Analisis kinetika menggunakan metode Coats-Redfern menunjukkan
bahwa seluruh variasi pada tahap devolatilisasi dikendalikan oleh mekanisme difusi satu
dimensi dengan energi aktivasi sebesar 62,62-125,72 kJ/mol. Sementara itu, metode
OFW dan KAS menghasilkan energi aktivasi rata-rata masing-masing sebesar 319,4
kJ/mol (GC), 198,5 kJ/mol (TC), 199,6 kJ/mol (GA), dan 138,4 kJ/mol (TA).
Berdasarkan keterkaitan antara data kehilangan massa dan evolusi gas, GC dan TC
mengalami mekanisme gasifikasi yang ditandai pembentukan CO pada rentang
temperatur 802-950 °C, sedangkan GA dan TA didominasi oleh mekanisme pembakaran
yang ditandai pembentukan CO? pada rentang temperatur 316-808 °C. Hasil penelitian
ini memberikan pemahaman mengenai karakteristik termal dan kinetika biomassa yang
dapat digunakan sebagai dasar pengembangan proses konversi biomassa yang lebih
efisien dan terkontrol.
Perpustakaan Digital ITB