digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini mengkaji apakah kinerja lingkungan berkontribusi terhadap kinerja perusahaan serta apakah efisiensi operasional, yang diukur menggunakan Total Asset Turnover Ratio (TATR), berpotensi berperan sebagai jalur mediasi. Kinerja perusahaan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan logaritma natural Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel random effects yang terdiri dari 75 observasi perusahaan-tahun dari 15 perusahaan tercatat non- keuangan terbesar di Indonesia, Malaysia, dan Thailand selama periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental score tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan TATR. Kinerja lingkungan juga tidak menunjukkan hubungan yang konsisten dan signifikan dengan ROA maupun Tobin’s Q, meskipun terdapat hubungan negative dengan ROE setelah mengontrol TATR. Secara keseluruhan, hasil empiris menunjukkan bahwa kinerja lingkungan yang lebih baik tidak serta-merta meningkatkan efisiensi operasional, profitabilitas, maupun nilai pasar pada perusahaan sampel, dan manfaat dari inisiatif lingkungan juga mungkin memerlukan waktu untuk terwujud dan dapat bergantung pada implementasi serta kondisi spesifik masing-masing perusahaan. Penelitian ini menekankan pentingnya mempertimbangkan jangka waktu dan kondisi spesifik perusahaan dalam memahami bagaimana inisiatif lingkungan dapat menciptakan nilai finansial di pasar berkembang ASEAN. Kata kunci: Kinerja Lingkungan, Kinerja Perusahaan, Efisiensi Operasional, Random Effects, Pasar Berkembang.