Perkembangan interior bergaya Modern Heritage saat ini membutuhkan inovasi produk dekorasi
yang mampu merepresentasikan identitas budaya lokal secara otentik. Penelitian dan perancangan
tugas akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan karakteristik serta lanskap urban Kawasan
Pecinan Glodok ke dalam produk kriya interior berupa wall hanging panorama tiga panel
(triptikh).
Metode yang digunakan berfokus pada eksperimen mixed-media tekstil, yaitu penggabungan
teknik silk painting dengan intervensi sulam tangan serta beading di atas material kain sutra.
Penggunaan teknik silk painting difungsikan untuk menangkap kehalusan gradasi warna ilustratif
dari atmosfer perayaan tradisi Tionghoa. Sementara itu, teknik sulam tangan dan beading
diterapkan untuk memberikan dimensi tekstur baru serta efek kilau visual guna mengatasi
keterbatasan permukaan kain yang cenderung datar.
Proses perancangan saat ini berada pada tahap eksekusi produksi setelah menyelesaikan fase
pengujian material, di mana hasil eksperimen fiksasi menunjukkan metode pengukusan optimal
dalam mengunci warna reaktif tanpa merusak kelembutan serat sutra. Hasil akhir dari proyek ini
diproyeksikan menjadi elemen dekoratif interior yang tidak hanya menunjang estetika ruang
komersial seperti hotel, tetapi juga mengomunikasikan narasi filosofis transformasi kehidupan
masyarakat Pecinan Glodok.
Perpustakaan Digital ITB