Indonesia memiliki potensi sumber daya migas nonkonvensional yang besar tetapi pengembangannya belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap produksi migas nasional. Formasi Brown Shale, Cekungan Sumatra Tengah merupakan salah satu target paling prospektif untuk pengembangan shale. Penelitian ini menggunakan data log tali kawat, data X-ray Diffraction (XRD), serta Rock-Eval Pyrolysis dari empat sumur penelitian. Estimasi kandungan Total Organic Carbon Content (TOC) dilakukan menggunakan metode ?logR (Passey dkk., 1990) dengan mengidentifikasi separasi antara log resistivitas dan log porositas terhadap interval baseline non-source rock. Selanjutnya, dilakukan analisis geokimia, analisis petrofisika, analisis fasies dan lingkungan pengendapan dengan pendekatan model multimineral yang diintegrasikan dengan TOC hasil estimasi, perhitungan Mineralogical Brittleness Index (MBI), penentuan interval prospektif, dan sintesis geologi.
Hasil estimasi TOC terdistribusi pada nilai 0?1 ????????.% pada sumur CHARLIE dan DELTA, serta sumur lainnya menunjukkan nilai 1?3 ????????.%. Formasi Brown Shale didominasi oleh kerogen Tipe II/III hingga Tipe III dengan tingkat kematangan termal pada jendela minyak. Litofasies dibagi menjadi dua belas berdasarkan diagram terner mineralogi (Zhao dkk., 2021) yang terendapkan pada lingkungan deep lacustrine. Perhitungan porositas efektif menggunakan model respons volumetrik berdasarkan persamaan densitas–neutron menunjukkan porositas <10% kecuali pada sumur BRAVO yang terdistribusi di 5?20%. Saturasi air sebagian besar mendekati 1 atau water-saturated pada seluruh sumur berdasarkan perhitungan dengan persamaan Indonesian Poupon–Leveaux. Sumur BRAVO didominasi mineral kuarsa (40?60%) dan sumur lainnya cenderung didominasi oleh lempung hingga 70%. Sumur BRAVO memiliki rata-rata MBI tertinggi, yaitu sebesar hampir 0.5. Sumur BRAVO juga memiliki ketebalan reservoir prospektif getas paling tebal sebesar 610 ft. Sumur BRAVO yang cenderung mendekati daerah margin cekungan lebih memiliki keseimbangan antara kekayaan material organik dan indeks kegetasan batuan.
Perpustakaan Digital ITB