digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK M Marshall Reynaldi F
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

TA_M Marshall Reynaldi F
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Peningkatan kebutuhan energi mendorong pengembangan metode karakterisasi reservoir yang mampu membedakan pengaruh litologi dan fluida secara lebih akurat. Formasi Gabus di Lapangan "Winterfell", Cekungan Natuna Timur merupakan salah satu reservoir hidrokarbon yang berkembang pada sistem halfgraben dengan heterogenitas litologi yang tinggi. Kompleksitas tersebut menyebabkan respon elastik batuan dipengaruhi oleh variasi litologi dan fluida, sehingga diperlukan parameter elastik yang sensitif untuk membedakan kedua pengaruh tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi parameter elastik yang paling sensitif terhadap litologi dan fluida serta mengevaluasi performa metode direct inversion dan Extended Elastic Impedance (EEI). Data yang digunakan terdiri atas dua sumur, yaitu White Walker-1 dan White Walker-2, serta data seismik 3D partial angle stack yang meliputi near, mid, dan far stack. Volume reflektivitas diturunkan menggunakan persamaan Grana dan Figueiredo (2025) dengan sudut 7°, 18°, dan 28°, kemudian dilakukan inversi LPSS untuk memperoleh volume Acoustic Impedance dan Vp/Vs Ratio yang selanjutnya digunakan dalam penurunan atribut Lambda per Mu dan Multiplikasi Lambda- Rho–Poisson's Rasio. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa Lambda per Mu merupakan parameter paling sensitif untuk memisahkan litologi dengan nilai cut-off < 1, sedangkan Multiplikasi Lambda-Rho–Poisson's Rasio merupakan parameter paling sensitif untuk membedakan fluida dengan cut-off < 6,2. Metode EEI menghasilkan performa yang lebih optimum dibandingkan direct inversion dengan korelasi sebesar 0,855391 terhadap 0,802540 untuk Multiplikasi Lambda- Rho–Poisson's Rasio, serta 0,792766 terhadap 0,768701 untuk Lambda per Mu. Integrasi kedua atribut berhasil mengidentifikasi persebaran reservoir batupasir dan zona prospek hidrokarbon pada inline 3100–xline 8749 serta inline 3223–xline 8657, yang dikontrol oleh sesar normal bergeometri half-graben berarah timur laut– barat daya (NE–SW).