digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN Muhammad Isyraqi Akmal
Terbatas  Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan

Lapangan Clyde merupakan salah satu lapangan migas di Cekungan Sumatra Tengah yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Target utama penelitian ini adalah Interval X pada Kelompok Sihapas, yaitu interval produktif yang mencakup Sand-1 hingga Sand-5 yang masing-masing berasosiasi dengan Formasi Menggala, Formasi Bangko, dan Formasi Bekasap. Interval ini memiliki variasi fasies dan heterogenitas petrofisika yang tinggi, sehingga diperlukan studi karakterisasi reservoir dan estimasi sumberdaya hidrokarbon untuk mendukung optimalisasi pengelolaan reservoir. Metode yang digunakan meliputi analisis geologi regional, interpretasi data uji sumur (perforasi dan swab test), analisis fasies dari batuan inti samping yang diintegrasikan dengan elektrofasies, interpretasi sikuen stratigrafi, serta analisis petrofisika log talikawat untuk menentukan volume serpih (?????????), porositas efektif (PHIE), dan saturasi air (????????). Estimasi sumberdaya dilakukan menggunakan metode volumetrik berdasarkan parameter reservoir yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah studi merupakan bagian dari South Aman Trough dengan struktur utama berupa sesar normal berarah utara–selatan. Interval penelitian terbagi menjadi lima sand reservoir berdasarkan data uji sumur. Empat asosiasi fasises teridentifikasi berupa Batupasir Sedang–Kasar (BPS1), Batupasir Halus (BPS2), Batupasir Lanauan–Lempungan (BPS3), dan Batulempung (BLP). Tiga asosiasi fasies utama teridentifikasi adalah amalgamated tidal–fluvial channel, intertidal flat, dan tidal sand bar, yang mencerminkan lingkungan pengendapan fluvial yang dipengaruhi pasang surut atau fluvio-tidal berorientasi timur laut–barat daya. Analisis petrofisika menunjukkan bahwa Formasi Menggala (Sand-5) memiliki rata-rata ????????? 0,19, PHIE 0,23, dan ???????? 0,94. Formasi Bangko (Sand-4) memiliki ????????? 0,42, PHIE 0,25, dan ???????? 0,83. Formasi Bekasap (Sand-1, 2, dan 3) memiliki ????????? 0,43, PHIE 0,19, dan ???????? 0,84. Estimasi volumetrik menunjukkan sumberdaya hidrokarbon sebesar 13,7 juta barel minyak (MMBO) dan 15,93 juta kaki kubik standar gas (MMSCF), dengan akumulasi terbesar berada pada Sand-5 Formasi Menggala.