digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Indah Permatasari
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

Pemanfaatan material dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari pemahaman mengenai sifat mekanik material. Untuk mengetahui sifat tersebut, salah satu cara yang digunakan adalah dengan melakukan uji tarik, yaitu spesimen ditarik secara perlahan hingga mengalami deformasi dan akhirnya putus. Respons material saat diberikan tarikan dan sejauh mana material bertambah panjang dapat diketahui. Dalam aplikasi kemasan vakum pada industri makanan, plastik berfungsi untuk menahan beban mekanik selama proses pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi. Material akan mengalami tarikan dan tekanan yang menyesuaikan dengan bentuk produk. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik mekanik dari tiga jenis plastik kemasan vakum. Eksperimen dilakukan dengan pengambilan data sebanyak satu kali untuk tiap plastik kemasan vakum dengan tebal 0,038 mm, 0,085 mm, dan 0,132 mm. Data uji tarik tersebut diolah, sehingga didapatkan kurva tegangan-regangan dan nilai dari sifat tarik, di antaranya tensile strength, ductility, yield strength, modulus elastisitas, dan modulus resilience. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa plastik kemasan vakum 1 dengan ketebalan 0,038 mm adalah plastik paling ulet dan kaku dengan nilai ductility dan modulus elastisitas berturut-turut sebesar 165% dan 1060,1 MPa. Plastik kemasan vakum 2 dengan ketebalan 0,085 mm memiliki nilai tensile strength tertinggi sebesar 31,177 MPa. Plastik kemasan vakum 3 dengan ketebalan 0,132 mm adalah plastik yang paling elastis dengan modulus elastisitas terendah sebesar 244,41 MPa. Masingmasing jenis plastik memiliki karakteristik mekanik yang berbeda, sehingga performa mekanik dan potensi aplikasinya dapat diketahui.