ABSTRAK Indah Permatasari
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Pemanfaatan material dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari pemahaman
mengenai sifat mekanik material. Untuk mengetahui sifat tersebut, salah satu cara
yang digunakan adalah dengan melakukan uji tarik, yaitu spesimen ditarik secara
perlahan hingga mengalami deformasi dan akhirnya putus. Respons material saat
diberikan tarikan dan sejauh mana material bertambah panjang dapat diketahui.
Dalam aplikasi kemasan vakum pada industri makanan, plastik berfungsi untuk
menahan beban mekanik selama proses pengemasan, penyimpanan, hingga
distribusi. Material akan mengalami tarikan dan tekanan yang menyesuaikan
dengan bentuk produk. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik
mekanik dari tiga jenis plastik kemasan vakum. Eksperimen dilakukan dengan
pengambilan data sebanyak satu kali untuk tiap plastik kemasan vakum dengan
tebal 0,038 mm, 0,085 mm, dan 0,132 mm. Data uji tarik tersebut diolah, sehingga
didapatkan kurva tegangan-regangan dan nilai dari sifat tarik, di antaranya tensile
strength, ductility, yield strength, modulus elastisitas, dan modulus resilience. Hasil
yang diperoleh menunjukkan bahwa plastik kemasan vakum 1 dengan ketebalan
0,038 mm adalah plastik paling ulet dan kaku dengan nilai ductility dan modulus
elastisitas berturut-turut sebesar 165% dan 1060,1 MPa. Plastik kemasan vakum 2
dengan ketebalan 0,085 mm memiliki nilai tensile strength tertinggi sebesar 31,177
MPa. Plastik kemasan vakum 3 dengan ketebalan 0,132 mm adalah plastik yang
paling elastis dengan modulus elastisitas terendah sebesar 244,41 MPa. Masingmasing jenis plastik memiliki karakteristik mekanik yang berbeda, sehingga
performa mekanik dan potensi aplikasinya dapat diketahui.
Perpustakaan Digital ITB