digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Laporan TA
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber emisi, menghitung beban emisi, serta menganalisis distribusi sumber emisi gas rumah kaca (GRK) langsung (Scope 1) dan tidak langsung (Scope 2) pada industri pengolahan batu kapur di CV Karyamekar Putera Sejahtera, Padalarang. Batas operasional penelitian mencakup emisi proses kalsinasi batu kapur, pembakaran bahan bakar pada tanur kalsinasi, penggunaan bahan bakar kendaraan operasional, serta konsumsi energi listrik dari PT PLN (Persero). Aktivitas operasional perusahaan menghasilkan tiga jenis gas rumah kaca, yaitu karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan dinitrogen oksida (N2O), dengan CO2 sebagai parameter emisi yang paling dominan. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa total beban emisi gas rumah kaca perusahaan pada tahun 2025 mencapai 8.127,29 ton CO2e/tahun, yang terdiri atas emisi langsung (Scope 1) sebesar 4.274,1 ton CO2e/tahun atau 52,6%, sedangkan konsumsi listrik memberikan kontribusi terbesar terhadap emisi tidak langsung (Scope 2) sebesar 3.853,19 ton CO2e/tahun atau 47,4%. Kontributor emisi langsung terbesar berasal dari proses kalsinasi batu kapur sebesar 2.795,78 ton CO2/tahun yang dihasilkan dari reaksi dekomposisi kalsium karbonat (CaCO3) menjadi kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida (CO2). Konsumsi energi listrik memberikan kontribusi signifikan terhadap emisi Scope 2, terutama dari peralatan produksi berdaya tinggi seperti Pulverizer, Hammer Mill, Exhaust Fan Tanur, dan Blower Pembakaran. Berdasarkan hasil analisis, sumber utama yang menjadi prioritas mitigasi adalah penggunaan energi listrik, proses kalsinasi, dan pembakaran bahan bakar pada tanur. Strategi pengurangan emisi dapat diarahkan pada peningkatan efisiensi energi, substitusi sumber energi dan bahan bakar menuju alternatif yang lebih rendah karbon, serta penerapan Carbon Capture and Storage (CCS) sebagai alternatif jangka panjang untuk menangani emisi CO2 proses kalsinasi.