digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kelengkapan informasi memiliki peran penting untuk menentukan kualitas informasi pada organisasi. Karena keterbatasan mereka, kebanyakan organisasi hanya mendapatkan sebagian titik sampel dalam merepresentasikan wilayah geografis yang luas. Titik sampel yang tidak diobservasi mempengaruhi dalam mendapatkan informasi yang akurat. Titik sampel yang tidak diobservasi dapat diperoleh dengan melakukan interpolasi titik yang diketahui disekitarannya. Dalam menyelesaikan interpolasi spasial pada umumnya menggunakan metodemetode geostatistik. Kekurangan dari metode-metode geostatistik adalah membutuhkan variogram sebagai masukan yang mana variogram ini membutuhkan pengetahuan ahli. Variogram ini menjadi penghambat bagi perusahaan yang tidak memiliki ahli geostatistik. (Soares, Neto, & Roisenberg, 2016) menggunakan model Incremental Gaussian Mixture Network (IGMN) untuk menyelesaikan masalah organisasi jika tidak memiliki pakar geostatistik. (Pinto & Engel, 2015) melakukan pengembangan model IGMN dengan menurunkan kompleksitas pemrosesan dan menjaga kualitas hasil disebut dengan model Fast Incremental Gaussian Mixture Network (Fast IGMN). Model Fast IGMN ini belum pernah diterapkan dalam menyelesaikan interpolasi spasial. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pengembangan model Fast IGMN untuk menangani interpolasi spasial dengan mempertimbangkan modifikasi yang diperlukan.