Kelengkapan informasi memiliki peran penting untuk menentukan kualitas
informasi pada organisasi. Karena keterbatasan mereka, kebanyakan organisasi
hanya mendapatkan sebagian titik sampel dalam merepresentasikan wilayah
geografis yang luas. Titik sampel yang tidak diobservasi mempengaruhi dalam
mendapatkan informasi yang akurat. Titik sampel yang tidak diobservasi dapat
diperoleh dengan melakukan interpolasi titik yang diketahui disekitarannya.
Dalam menyelesaikan interpolasi spasial pada umumnya menggunakan metodemetode
geostatistik. Kekurangan dari metode-metode geostatistik adalah
membutuhkan variogram sebagai masukan yang mana variogram ini
membutuhkan pengetahuan ahli. Variogram ini menjadi penghambat bagi
perusahaan yang tidak memiliki ahli geostatistik. (Soares, Neto, & Roisenberg,
2016) menggunakan model Incremental Gaussian Mixture Network (IGMN)
untuk menyelesaikan masalah organisasi jika tidak memiliki pakar geostatistik.
(Pinto & Engel, 2015) melakukan pengembangan model IGMN dengan
menurunkan kompleksitas pemrosesan dan menjaga kualitas hasil disebut dengan
model Fast Incremental Gaussian Mixture Network (Fast IGMN). Model Fast
IGMN ini belum pernah diterapkan dalam menyelesaikan interpolasi spasial. Oleh
karena itu, penelitian ini mengusulkan pengembangan model Fast IGMN untuk
menangani interpolasi spasial dengan mempertimbangkan modifikasi yang
diperlukan.
Perpustakaan Digital ITB