Kesalahan operasional yang merugikan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
diakibatkan oleh kelalaian manusia dan keterbatasan sistem pendataan gudang yang
tidak dapat melakukan pendataan secara terus menerus. Kelalaian manusia yang
sering terjadi adalah kesalahan peletakan dan pengambilan palet pakan ternak oleh
operator forklift. Penyebab kesalahan operasional lainnya adalah pendataan
komoditas gudang yang dilakukan secara manual. Pendataan komoditas gudang
yang dilakukan secara manual memerlukan banyak waktu dan tenaga sehingga
tidak dapat dilakukan terlalu sering. Hal tersebut menyebabkan manajemen gudang
tidak bisa memiliki data kondisi gudang terbaru sehingga kualitas pengambilan
keputusan dan pengaturan yang dilakukan oleh manajemen gudang akan menurun
seiring berjalannya waktu sampai pendataan gudang dapat dilakukan lagi. Maka
dari itu, pada dokumen ini, akan dijelaskan mengenai integrasi antara perangkat
keras seperti pendeteksi komoditas dan perangkat lunak yang melakukan
penyimpanan serta pemrosesan data yang digunakan untuk mengatasi masalah
tersebut. Kesimpulan akhir yang didapatkan yaitu bahwa ketika perangkat keras
telah terintegrasi dengan perangkat lunak, sistem automasi pemetaan dan
pemantauan stok gudang pakan ternak untuk mencegah kesalahan operasional pada
gudang pakan ternak.
Perpustakaan Digital ITB