digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Gempa bumi yang kuat dengan kekuatan 7,6 SR mengguncang kota Padang, Sumatera Barat pada tanggal 30 September 2009. Gempa bumi ini menewaskan sekitar 383 jiwa dan 1.202 jiwa mengalami luka-luka serta menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah Sumatera Barat. Teknologi penginderaan jauh dapat digunakan secara efektif untuk mendapatkan informasi kerusakan pada daerah terkena bencana. Dalam penelitian ini digunakan citra satelit resolusi tinggi, yaitu citra satelit IKONOS pasca gempa. Citra ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi bangunan mana saja yang mengalami kerusakan pasca gempa. Penelitian ini menggunakan metode Object Based Image Analysis (OBIA) untuk mengidentifikasi kerusakan bangunan, yaitu dengan melakukan segmentasi dan klasifikasi objek secara terbimbing. Hasil yang didapat berupa distribusi objek-objek bangunan yang mengalami kerusakan pasca gempa yang dapat digunakan untuk pemetaan daerah bencana untuk dapat memfasilitasi manajemen respon terhadap bencana secara cepat.