ABSTRAK Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Diva Adriana Golda Panjaitan
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Globalisasi ekonomi telah mengintegrasikan wilayah perdesaan pesisir ke dalam
rantai pasok global komoditas perikanan, menjadikan aktivitas ekonomi lokal
semakin dipengaruhi oleh dinamika pasar internasional sekaligus meningkatkan
tekanan terhadap keberlanjutan sumber daya dan penghidupan nelayan. Fenomena
ini terlihat di Desa Waruduwur, di mana transformasi dari sistem produksi lokal
menuju orientasi ekspor rajungan telah mengubah struktur ekonomi dan sosial
masyarakat, namun juga memunculkan kerentanan akibat penurunan stok,
ketergantungan pasar, dan tekanan lingkungan. Meskipun demikian, sebagian besar
kajian masih berfokus pada aspek produksi dan perdagangan, sehingga belum
banyak penelitian yang secara historis dan komprehensif mengkaji bagaimana
integrasi pasar global membentuk dinamika sumber daya penghidupan nelayan di
tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak integrasi
ekonomi lokal dengan pasar global terhadap kondisi dan dinamika sumber daya
penghidupan (livelihood resources) nelayan rajungan di perdesaan pesisir Desa
Waruduwur, Kabupaten Cirebon. Analisis data dilakukan melalui teknik pengkodea
(coding) dua siklus, analisis deskriptif kualitatif, statistik deskriptif, analisis spasial,
dan analisis konten. Kerangka analisis dalam penelitian ini mencakup sumber daya
penghidupan yang dikemukakan oleh Scoones (1998) dengan penyesuaian
perkembangannya (Natarajan dkk., 2022; Scoones, 2009, 2015), sehingga
menghasilkan empat sintesa aset yaitu aset sumber daya alam, aset ekonomi (fisik
dan finansial), aset sumber daya manusia, dan aset sosiopolitik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ekonomi lokal dengan pasar global
di Desa Waruduwur memengaruhi seluruh dimensi sumber daya penghidupan
nelayan, tetapi melalui mekanisme yang berbeda pada tiap aset. Pada aset sumber
daya alam, integrasi meningkatkan tekanan eksploitasi pada stok rajungan, tetapi
perubahan jasa lingkungan lebih banyak dipengaruhi oleh konteks iklim dan
degradasi ekologis yang lebih luas. Pada aset ekonomi, integrasi mendorong
modernisasi produksi dan meningkatkan pendapatan nelayan, terutama pada
periode awal integrasi, namun juga memperkuat ketergantungan struktural padav
pasar global dan aktor perantara. Sementara itu, pada aset sosial dan sumber daya
manusia, integrasi ekonomi global tidak secara langsung menimbulkan perubahan
relasi internal, namun berkontribusi dalam mendorong proses adaptasi teknologi
dan inovasi alat tangkap serta menuntut kondisi fisik nelayan yang lebih baik akibat
jarak melaut yang semakin jauh. Pada aset politik, integrasi mempertegas peran
relasi kuasa dan distribusi akses sumber daya, serta membuka peluang akses sumber
daya dari industri dan lembaga internasional meskipun aksesnya tidak merata.
Secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian
mengenai penghidupan berkelanjutan dalam konteks perikanan tangkap, khususnya
perikanan tangkap rajungan, di Indonesia. Kajian ini tidak hanya menambah
literatur tentang penghidupan di desa pesisir, tetapi juga memperkuat analisis
historis dalam studi pembangunan, yang selama ini jarang dilakukan.
Perpustakaan Digital ITB