digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Wicky Syailendra [27124023]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Indonesia memiliki kondisi geologis yang dinamis sehingga masyarakat perlu hidup berdampingan dengan risiko gempa bumi. Kondisi ini relevan di Lembang, Jawa Barat, yang berada di sekitar Sesar Lembang dan memerlukan edukasi risiko yang kontekstual serta dekat dengan keseharian anak. Namun, edukasi kebencanaan di sekolah banyak berlangsung melalui pendekatan hierarkis, dengan anak lebih sering ditempatkan sebagai penerima informasi daripada sebagai pihak yang ikut membentuk pemahaman mengenai risiko. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi ideasi anak dalam edukasi risiko gempa melalui perancangan kolaboratif dengan pendekatan desain spekulatif, dengan studi kasus di SD Negeri 1 Langensari, Lembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dan penelitian berbasis desain. Tahap pra-perancangan dilakukan melalui pengumpulan pengetahuan awal dan etnografi terfokus, kemudian dilanjutkan dengan lokakarya generatif bersama 20 anak kelas 4, 5, dan 6 menggunakan perangkat bantu “Bila Ada Gempa”. Hasil lokakarya menunjukkan bahwa anak menerjemahkan pengetahuan mengenai gempa melalui pengalaman dan cara pandang mereka. Ideasi yang dihasilkan memuat pengetahuan situasional dan imajinatif mengenai ruang sekolah, benda sekitar, relasi sosial, rasa takut, tindakan perlindungan, serta kemungkinan lingkungan sekolah yang lebih aman. Hasil lokakarya dan evaluasi digunakan untuk menyempurnakan perangkat bantu serta mengembangkan artefak spekulatif dan kerangka metode “Bila Ada Gempa” bagi edukasi risiko gempa yang lebih partisipatif dan kontekstual.