digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Nilam Mar'atusholihah
PUBLIC Open In Flipbook Perpustakaan Prodi Arsitektur

Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar menimbulkan perdebatan karena dampaknya terhadap kualitas ruang pejalan kaki. Pengaruh tersebut bersifat kondisial bergantung pada tingkat kepadatan dan keteraturannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan kepadatan dan keteraturan PKL di trotoar dengan respons afektif. Penelitian kuantitatif ini mengumpulkan data melalui observasi, image sorting untuk mendapatkan persepsi kepadatan dan keteraturan PKL, serta data respons afektif melalui FER dan kuesioner yang dianalisis menggunakan RM-ANOVA pada 20 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa FER dan kuesioner menghasilkan pola yang sejalan, di mana afektif positif paling tinggi terbentuk pada kondisi kepadatan PKL sedang dan teratur, sedangkan afektif negatif muncul pada kepadatan PKL tinggi dan tidak teratur. Pembentukan kedua afektif tersebut dipengaruhi oleh beberapa aspek, seperti tingkat keteraturan, orientasi PKL, jumlah dan jarak PKL, sirkulasi pejalan kaki, dan keterisian trotoar oleh PKL. Hasil penelitian menunjukkan perlunya mempertimbangkan kepadatan dan keteraturan PKL melalui aspek-aspeknya dalam revitalisasi trotoar di DKI Jakarta yang direncanakan mengakomodasi PKL.