digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) merupakan kawasan reklamasi pesisir di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang menerapkan sistem drainase berbasis polder dengan pengendalian muka air terpusat melalui kolam retensi, jaringan saluran, serta pompa dan pintu air. Banjir yang terjadi pada 12 Januari 2026 menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem eksisting, sehingga Tugas Akhir ini bertujuan mengevaluasi kinerja sistem drainase polder melalui analisis hidrologi, pemodelan menggunakan EPA SWMM 5.1 dan HEC-RAS 6.5, serta evaluasi kapasitas komponen sistem polder. Model SWMM dibangun dengan 1.364 node, 1.677 konduit, dan luas DTA 713,6 ha yang terbagi ke dalam empat stasiun pompa (PS1–PS4) dengan kapasitas eksisting 42,40 m³/s. Hasil pemodelan mengidentifikasi empat zona genangan banjir, di mana Skenario 3 berupa peningkatan kapasitas PS1 dan PS2 masing-masing menjadi 13,50 m³/s dengan total sistem 49,40 m³/s terpilih sebagai konfigurasi pompa optimal yang mampu mempertahankan TMA Storage Utara di bawah ambang aman +2,40 mdpl. Penambahan box culvert sebagai saluran diversi pada Zona 2 berhasil mereduksi node kritis dari 40 menjadi 21 node. Pemodelan HEC-RAS pada Sungai Tahang menunjukkan bahwa beban lateral flow pemompaan sebesar 49,40 m³/s menyebabkan overtopping tanggul eksisting +4,00 mdpl, sehingga direncanakan peningkatan tanggul menggunakan CCSP W400 dengan elevasi puncak +5,00 mdpl, tip ?11,00 mdpl, total panjang tiang 16,00 m, dipasang pada kedua sisi sungai sepanjang 1.320 m dengan total panjang CCSP 2.640 m.