Abstrak - Maryam Jamilah
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Enzim N-linked oligosakariltransferase (OST) prokariot pertama, yakni PglB dari
Campylobacter jejuni (PglBCj), merupakan komponen utama serta OST yang paling
umum digunakan dalam Protein Glycan Coupling Technology (PGCT). Akan
tetapi, PglBCj terikat pada aturan spesifisitas sequon minus two (-2) sehingga protein
ini hanya dapat mengenali sequon kanonik atau sequon dengan residu bermuatan
negatif pada posisi -2 sebelum residu akseptor asparagin (D/E-X-N-X-S/T, X ? P ),
berbeda dengan OST eukariot yang memiliki spesifisitas pengenalan yang lebih
relaks (N-X-S/T). Studi oleh Sotomayor et al. (2025) menemukan homolog PglB
prokariot dari bakteri pereduksi sulfat Desulfovibrio marinus (PglBDm) yang
mampu melakukan glikosilasi terhadap protein dengan sequon non-kanonik seperti
QYNST. Kemampuan glikosilasi PglBDm yang lebih relaks diduga dipengaruhi oleh
keberadaan motif pengenalan sequon pada external loop 5 (EL5) yang homolog
dengan motif SVXE pada OST eukariot, berbeda dengan motif TIXE pada PglBCj.
Akan tetapi, dampak transplantasi motif EL5 PglBDm pada PglBCj masih belum
dilaporkan, baik secara komputasional maupun melalui konstruksi gen mutan yang
dapat diuji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara in silico
pengaruh mutagenesis TIQE?SVIE pada motif EL5 PglBCj serta menghasilkan
konstruk kloning gen pglBCj
SVIE. Analisis in silico pada penelitian ini mencakup
pemodelan mutasi menggunakan struktur kristal PglB dari C. lari (PDB ID: 5OGL)
sebagai homolog PglBCj (PyMOL), prediksi stabilitas termodinamika struktur
(BuildModel FoldX, Rosetta), penambatan molekuler (HPEPDOCK 2.0), dan
analisis energetika kompleks serta pemetaan elektrostatik protein
(AnalyseComplex FoldX, APBS PyMOL). Konstruk kloning gen pglBCj
SVIE
dihasilkan dengan substitusi asam amino T313S, I314V, dan Q315I melalui PCR,
overlap-extension PCR, dan perakitan Gibson. Verifikasi konstruk dilakukan
melalui PCR koloni transforman, analisis restriksi konstruk, serta analisis
sekuensing Sanger. Hasil analisis in silico menunjukkan bahwa mutasi berpotensi
menjaga stabilitas termodinamika protein, mempertahankan distribusi muatan
elektrostatik global, meningkatkan nilai total energi terhadap interaksi dengan
peptida QYNST. Selain itu, evaluasi pose docking menunjukkan prediksi bahwa
mutan dapat mengakomodasi QYNST ke dalam binding site yang ditentukan,
berbeda dengan protein wild-type yang posenya jatuh di luar binding site (offbinding
site). Konstruksi kloning gen pglBCj
SVIE terkonfirmasi berdasarkan hasil
PCR koloni dan hasil analisis restriksi yang menunjukkan pita yang sesuai (insert
2290 bp dan konstruk 5271 bp) serta hasil sekuensing Sanger yang menunjukkan
keberhasilan substitusi T313S, I314V, dan Q315I dengan 100% pairwise identity
terhadap sekuens referensi. Gen pglBCj
SVIE yang dihasilkan pada studi ini masih
belum membuktikan ekspresi maupun relaksasi aktivitas glikosilasi sehingga
ekspresinya, stabilitas dalam membran, serta aktivitas dan spesifisitas
glikosilasinya masih memerlukan validasi eksperimental.
Perpustakaan Digital ITB