Wax deposition pada pipeline offshore dapat meningkatkan hambatan aliran dan
risiko gangguan produksi, terutama pada sistem dengan laju alir rendah dan
temperatur fluida di bawah Wax Appearance Temperature (WAT). Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi efektivitas hot water flushing pada tiga segmen pipeline,
yaitu YVOB–YVOA, FARC–FARB, dan FARA–ZELC, serta menentukan skenario
operasi yang aman untuk meningkatkan kinerja aliran dan menurunkan risiko
akumulasi wax. Evaluasi dilakukan dengan mengintegrasikan data operasi aktual
dan hasil simulasi hidraulik menggunakan perangkat lunak OLGA. Kondisi awal
dan skenario flushing dianalisis berdasarkan laju alir, liquid velocity, profil tekanan
dan temperatur, pola aliran, konfigurasi flowpath, serta margin tekanan terhadap
Maximum Allowable Operating Pressure (MAOP). Hasil simulasi menunjukkan
bahwa ketiga pipeline memiliki liquid velocity awal sekitar 0,06–0,39 ft/s dengan
respons hidraulik yang berbeda akibat variasi diameter, panjang, dan konfigurasi
jalur. Pada YVOB–YVOA, skenario 10.226 barrels of fluid per day (BFPD)
menghasilkan liquid velocity sekitar 0,90 ft/s dan tetap berada dalam batas tekanan
operasi. Pada FARA–ZELC, skenario 6.696 BFPD menghasilkan liquid velocity
sekitar 0,60 ft/s dan dinilai layak secara hidraulik. Sebaliknya, skenario 7.182
BFPD pada FARC–FARB melampaui MAOP, sehingga skenario yang layak
dibatasi pada 2.285 BFPD dengan liquid velocity sekitar 0,75 ft/s. Data aktual
selama flushing menunjukkan perbaikan respons aliran, tetapi temperatur
downstream pada beberapa pipeline masih berada di bawah WAT. Karena penelitian
ini tidak menghitung ketebalan deposit wax secara langsung, efektivitas flushing
diinterpretasikan sebagai peningkatan hydraulic sweep dan penurunan risiko
akumulasi wax, bukan sebagai bukti kondisi bebas wax. Temuan utama penelitian
menunjukkan bahwa laju alir hot water flushing perlu ditentukan secara spesifik
untuk setiap pipeline berdasarkan karakteristik hidraulik, peningkatan liquid
velocity, konfigurasi flowpath, kondisi termal, dan margin tekanan terhadap MAOP,
bukan hanya berdasarkan kapasitas maksimum pompa.
Perpustakaan Digital ITB