Mesin uji universal standar industri tidak dapat mengakomodasi geometri spesimen solid-state
battery (SSB) berbentuk koin pipih berdiameter 10 mm dengan material komposit LFP/LATP,
sehingga diperlukan rancangan mesin uji universal khusus. Penelitian ini mengevaluasi desain
struktur rangka mesin uji universal yang dikembangkan di Laboratorium Mechanical and
Machine Construction melalui analisis deformasi elastis terhadap data eksperimental pada
kondisi tegangan elastis, serta optimasi desain untuk memenuhi target machine compliance
kurang dari 0,1 mm (10% dari tebal spesimen). Simulasi numerik berbasis metode elemen
hingga (ANSYS Workbench 2026 R1, Static Structural) dilakukan pada struktur dengan
material aluminium 7075 dan baja struktural pada beban 900 N, kemudian divalidasi dengan
data eksperimental yang diperoleh dengan metode kalibrasi piksel-milimeter. Hasil simulasi
numerik menunjukkan machine compliance sebesar 0,121 mm, sedangkan hasil pengukuran
eksperimental mendapatkan nilai machine compliance 0,144 mm (selisih relatif 16%). Kurva
beban terhadap machine compliance didekati oleh persamaan linear y = 0,000135x + 0,003190,
dengan x adalah beban (N) dan y adalah machine compliance (mm). Perbedaan nilai antara
simulasi numerik dan data eksperimental dianalisis lebih lanjut dan mengindikasikan kontribusi
fenomena backlash serta kekasaran permukaan yang tidak dimodelkan dalam simulasi numerik.
Optimasi desain dilakukan dengan mengganti material pada komponen Dudukan Sel Beban dan
Rangka Utama dari aluminium menjadi baja struktural, yang berhasil menurunkan machine
compliance menjadi 0,079 mm. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa struktur mesin uji
universal dengan modifikasi desain yang diusulkan telah memenuhi kriteria kaku dan layak
digunakan untuk pengujian sifat mekanik spesimen SSB
Perpustakaan Digital ITB