Abstrak - Mohamad Maulana Firdaus Ramadhan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Perkembangan Large Language Model (LLM) sebagai model bahasa besar dalam
kecerdasan artifisial generatif mendorong antarmuka sistem untuk menampilkan generation
cues dan reasoning trace selain jawaban akhir. Penyajian tersebut sering
diasumsikan meningkatkan transparansi, tetapi pengaruhnya terhadap kepercayaan
pengguna belum konsisten. Penelitian ini menguji pengaruh kondisi generation cues
dan kualitas model terhadap penilaian pengguna serta mengkaji pemaknaan pengguna
atas reasoning trace.
Penelitian menggunakan metode campuran explanatory sequential. Tahap kuantitatif
melibatkan 120 partisipan valid yang menghasilkan 600 trial pada lima skenario.
Empat konfigurasi eksperimen terpilih melibatkan model Gemini 2.5 Pro dan Gemini
2.0 Flash-Lite serta kondisi antarmuka Control, Dummy, dan Skeleton Click. Penilaian
dianalisis menggunakan Linear Mixed Model, sedangkan log interaksi mengukur
pembukaan dan durasi panel reasoning trace. Tahap kualitatif menganalisis
wawancara semistruktur terhadap 11 partisipan menggunakan Analisis Tematik Refleksif.
Hasil menunjukkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang signifikan di antara ketiga
kondisi generation cues pada sembilan keluaran penilaian pengguna. Model
Pro tidak meningkatkan penilaian pengguna secara signifikan dibandingkan model
Flash pada set data panel lengkap. Panel reasoning trace dibuka pada 36 dari 150
trial oleh 12 dari 30 partisipan dalam kondisi Skeleton Click, dengan median durasi
terbuka 124,73 detik. Perbedaan skenario menunjukkan hubungan yang lebih
kuat dengan kepercayaan melalui risiko, konteks, dan kemudahan verifikasi. Temuan
kualitatif menunjukkan bahwa pengguna menilai jawaban berdasarkan kualitas
keluaran, kesesuaian tugas, pengetahuan awal, dan pemeriksaan bukti.
Keberadaan generation cues saja belum cukup untuk meningkatkan kepercayaan.
Reasoning trace lebih tepat dirancang sebagai informasi opsional untuk mendukung
verifikasi pada konteks yang relevan, bukan sebagai indikator transparansi atau keterpercayaan
sistem.
Perpustakaan Digital ITB